Abstract:
Latar Belakang : Menarche dini adalah periode menstruasi pertama yang dialami
oleh perempuan sebelum mencapai usia 12 tahun. Salah satu faktor yang dianggap
berpengaruh terhadap waktu terjadinya menarche adalah konsumsi asupan Sugar Sweetened Beverages (SSB), yang merupakan minuman ringan yang dapat
mempercepat terjadinya menarche karena memiliki kandungan gula, lemak, dan
kalori yang tinggi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara konsumsi asupan Sugar Sweetened Beverages dengan kejadian menarche dini pada siswi Sekolah Dasar di
daerah Panyabungan Kota. Metode : Penelitian ini adalah penelitian observasional
analitik dengan pendekatan cross sectional.Pengumpulan data dilakukan dengan
kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk kebiasaan konsumsi asupan
Sugar-Sweetened Beverages dan wawancara untuk mengetahui kejadian menarche
dini. Hasil : Berdasarkan analisis data univariat menunjukkan bahwa sebagian besar
responden mengalami menarche dini yaitu sebanyak 52 orang (76,5%), sedangkan
yang tidak mengalami menarche dini sebanyak 16 orang (23,5%). Diketahui bahwa
hampir seluruh responden sering mengonsumsi Sugar-Sweetened Beverages yaitu
sebanyak 67 orang (98,5%) sedangkan yang jarang mengonsumsinya hanya 1 orang
(1,5%). Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p= 0,235 (p>0,10),
sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
konsumsi asupan Sugar-Sweetened Beverages dengan kejadian menarche dini.
Kesimpulan : Konsumsi asupan Sugar-Sweetened Beverages tidak berhubungan
dengan kejadian menarche dini pada siswi Sekolah Dasar di daerah Panyabungan
Kota. Hal ini menunjukkan bahwa faktor lain berperan dalam kejadian menarche
dini, seperti faktor gaya hidup, genetik, konsumsi junk food dan paparan media
massa.