Abstract:
Excessive Daytime Sleepiness (EDS) merupakan kondisi kantuk
berlebihan pada siang hari yang sering dialami mahasiswa akibat kurang tidur,
kualitas tidur yang buruk, serta tingginya beban akademik. Gangguan tidur tersebut
dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatis, mengganggu ritme sirkadian, dan
berpotensi meningkatkan tekanan darah. Mahasiswa kedokteran merupakan
kelompok yang berisiko mengalami EDS sehingga penting dilakukan penelitian
mengenai hubungannya dengan tekanan darah sebagai upaya deteksi dini risiko
kardiovaskular.Tujuan:Mengetahui hubungan Excessive Daytime Sleepiness dengan
tekanan darah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah
Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelatif
dengan pendekatan cross-sectional pada 157 mahasiswa Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Tingkat EDS diukur
menggunakan Epworth Sleepiness Scale(ESS), sedangkan tekanan darah sistolik dan
diastolik diukur menggunakan sfigmomanometer digital serta dihitung nilai Mean
Arterial Pressure (MAP). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi
Spearman. Hasil: Sebanyak 87 responden (55,4%) memiliki skor ESS kategori
normal, sedangkan 70 responden (44,6%) mengalami EDS yang terdiri atas EDS
ringan sebanyak 38 responden (24,2%), EDS sedang sebanyak 20 responden (12,7%),
dan EDS berat sebanyak 12 responden (7,6%). Sebagian besar responden memiliki
tekanan darah sistolik <120 mmHg (79,6%) dan tekanan darah diastolik <80 mmHg
(94,3%). Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan positif yang bermakna
antara skor ESS dengan tekanan darah sistolik (rs=0,281; p<0,001), tekanan darah
diastolik (rs=0,366; p<0,001), dan MAP (rs=0,416; p<0,001), dengan hubungan
terkuat ditemukan pada MAP. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang
bermakna antara Excessive Daytime Sleepiness dengan tekanan darah pada
mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, di
mana semakin tinggi skor ESS maka semakin tinggi kecenderungan tekanan darah
sistolik, tekanan darah diastolik, dan Mean Arterial Pressure.