Abstract:
Latar Belakang: Asam folat berperan penting dalam sintesis DNA, pembelahan sel, dan pembentukan tabung
saraf janin. Pemenuhan asam folat pada trimester awal kehamilan dipengaruhi oleh keteraturan konsumsi
suplemen. Pengetahuan yang baik diperkirakan mendukung kepatuhan, tetapi hasil penelitian sebelumnya
belum konsisten. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang asam folat dengan
kepatuhan konsumsinya pada trimester awal kehamilan. Metode: Penelitian observasional analitik dengan
desain potong lintang dilakukan pada 33 ibu hamil trimester pertama yang melakukan kunjungan antenatal
di Puskesmas Mandala pada Juni–Agustus 2026. Tingkat pengetahuan dinilai menggunakan kuesioner 15
pertanyaan dan dikategorikan menjadi baik, cukup, atau kurang. Kepatuhan dinilai dengan 30-day recall;
konsumsi minimal 24 dari 30 tablet (≥80%) dikategorikan patuh. Hubungan antarvariabel dianalisis
menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil: Sebanyak 23 responden (69,7%) memiliki pengetahuan baik,
sembilan (27,3%) cukup, dan satu (3,0%) kurang. Sebanyak 11 responden (33,3%) patuh dan 22 (66,7%)
tidak patuh. Pada kelompok pengetahuan baik, tujuh responden patuh dan 16 tidak patuh; pada kelompok
cukup, tiga patuh dan enam tidak patuh; sedangkan satu responden berpengetahuan kurang termasuk patuh.
Fisher’s Exact Test menghasilkan p=0,476. Kesimpulan: Tidak ditemukan hubungan yang bermakna secara
statistik antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang asam folat dan kepatuhan konsumsinya pada trimester
awal kehamilan. Pengetahuan yang baik belum selalu diwujudkan menjadi konsumsi suplemen yang teratur.