Abstract:
Kebutuhan akan proses pengeringan pakaian di area hunian padat perkotaan seperti
kos-kosan dan apartemen sering kali terkendala oleh keterbatasan lahan, sirkulasi
udara yang kurang optimal, serta paparan sinar matahari yang tidak merata.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototipe Smart Hanger
berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengotomatisasi proses pengeringan
dan pemindahan posisi pakaian secara mandiri. Sistem ini menggunakan
mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor kelembaban dan suhu DHT22
untuk mengukur tingkat kekeringan pakaian, serta sensor ultraviolet GUVA-S12SD
untuk mendeteksi intensitas cahaya matahari. Mekanisme pergerakan pakaian
memanfaatkan motor DC dengan driver BTS7960, sementara servo digunakan untuk
memposisikan sensor DHT22 ke permukaan pakaian secara tepat. Pemantauan data
dilakukan secara real-time melalui platform ThingSpeak dan antarmuka dashboard
website yang terintegrasi dengan API Open-Meteo untuk data cuaca eksternal.
Pengujian sistem dilakukan dalam 4 siklus pengeringan pakaian dari pukul 07.31
hingga 13.28 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen bekerja
dengan akurasi tinggi, di mana rata-rata error sensor DHT22 adalah 1,22% untuk
suhu dan 0,62% untuk kelembaban, serta error maksimum sensor UV GUVA-S12SD
sebesar 1,92%. Sistem berhasil menghentikan dan memindahkan siklus pengeringan
setiap kali kelembaban pakaian mencapai threshold ≤ 60%. Total waktu
pengeringan untuk 4 siklus adalah 357 menit dengan rata-rata 89 menit per siklus.
Laju pengeringan meningkat signifikan dari 0,33%/menit pada pagi hari (UV Index
5,21) menjadi 0,51%/menit pada siang hari (UV Index 10,06). Hal ini membuktikan
bahwa prototipe Smart Hanger berbasis IoT efektif meningkatkan efisiensi
pengeringan pakaian di area terbatas.