Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30383
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSAPRIYAN, SYAM-
dc.date.accessioned2026-04-20T02:39:38Z-
dc.date.available2026-04-20T02:39:38Z-
dc.date.issued2026-04-09-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30383-
dc.description.abstractPemanfaatan daur ulang limbah sangat baik dilakukan, contohnya limbah pada kulit jeruk, libah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai minyak atsiri (essential oil ), pembuatan minyak atsiri dalam dilakukan dengan metode destilasi. Metode destilasi adalah metode yang memanfaatkan uap air untuk ektstaksi minyak atsiri dan bahan lainya yang dapat terurai pada suhu tinggi. Berbicara tentang air, PH air yang dipakai sangat berpengaruh dalam kualitas minyak atsiri. Kualitas yang dapat dilihat yaitu pada nilai viskositas , densitas dan warna pada minyak atsiri,pemilihan PH air harus tentukan secara pasti, pada peneltian ini PH yang paling efisien dalam pembuatan minyak atisir adalah pada PH basa dengan masaa 1,5 kg dengan nilai densitas dan viskositas adalah 0,8878 dan 4,1847. Selain pengaruh PH pengaruh bahan yang premium juga dapat mempengaruhi kualiatas minyak atisiri.en_US
dc.publisherUMSUen_US
dc.subjectMinyak Atsiri Kulit Jeruken_US
dc.subjectpH Airen_US
dc.subjectDestilasien_US
dc.subjectKualitas Minyaken_US
dc.titlePENGARUH PH AIR PADA KUALITAS MINYAK ATSIRI BERBAHAN KULIT JERUK DENGAN METODE DESTILASIen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Mechanical Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
skripsi revisi 2.pdfFull Text4.46 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.