Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30273| Title: | PERBEDAAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA SEMESTER AWAL DAN SEMESTER AKHIR DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA PERIODE 2024 -2025 |
| Authors: | FATIMAH, SITI |
| Keywords: | Tingkat Stres;Mahasiswa;Stres Akademik;MSSQ |
| Issue Date: | 29-Jan-2026 |
| Abstract: | Pendahuluan : Mahasiswa, khususnya pada fase transisi dari remaja ke dewasa dan selama perkuliahan, rentan mengalami stres akibat berbagai tuntutan akademik dan non-akademik. Stres ini dapat dipicu oleh faktor internal seperti kesulitan adaptasi, regulasi diri yang kurang, dan tekanan dari lingkungan atau keluarga. Serta faktor eksternal seperti tuntutan tugas, pencapaian nilai, dan masalah akademik lainnya. Prevalensi stress akademik pada mahasiswa di dunia diperkirakan antara 38-71%, di Asia 39,6-61,3%, dan di Indonesia 36,7-71,6%. Mahasiswa semester akhir juga menghadapi stress signifikan karena beban skripsi dan persiapan kelulusan. Penelitian ini didasari oleh belum ditemukannya studi serupa yang membandingkan Tingkat stress antara mahasiswa semester awal dan semester akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Tujuan : Menganalisis perbedaan Tingkat stres antara mahasiswa semester awal dan mahasiswa semester akhir. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik kategori dengan pendekatan cross-sectional, yang bertujuan membandingkan Tingkat stress antara dua kelompok mahaiswa semester awal (Angkatan 2024) dan semester akhir (Angkatan 2022). Populasi penelitian Adalah mahasiwa aktif Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Periode 2024- 2025 yang memenuhi kriteria insklusi dan ekslusi. Sampel diambil menggunakan metode Random Sampling, dengan jumlah minimal 63 orang untuk setiap angkatan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Medical Student Stress Questionnaire (MSSQ) yang disebarkan melaui Google Form dengan 40 pertanyaan dan telah teruji validitas serta reliabilitasnya (Alpha Cronbach 0,95). Data dianalisis secara univariat untuk deskripsi dan bivariat menggunakan uji Mann-whitney. Hasil : Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistic dalam rerata Tingkat stres antara mahasiswa semester awal dan semester akhir (p = 0,000 p< 0,05). Kesimpulan : Tingkat stres mahasiswa semester awal sebagian besar berada pada kategori stress sedang, terkait dengan adaptasi lingkungan akademik dan social baru. Mahasiswa semester akhir sebagian besar berada pada kategori stres berat, disebabkan oleh tuntutan akademik yang lebih tinggi seperti penyelesaian skripsi dan persiapan kelulusan. Semester akademik merupakan faktor penting yang memengaruhi Tingkat stress mahasiswa kedokteran, dengan mahasiswa semester akhir cenderung mengalami stress yang lebih tinggi secara signifikan disbanding semester awal. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30273 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SITI FATIMAH.pdf | 2.95 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.