Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30260
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorPRAWIRA, AVICEENA ADI-
dc.date.accessioned2026-03-12T03:00:44Z-
dc.date.available2026-03-12T03:00:44Z-
dc.date.issued2026-02-12-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30260-
dc.description.abstractKeratosis seboroik (KS) merupakan tumor jinak kulit yang sering ditemukan. KS paling sering muncul di daerah yang sering terpapar dengan sinar matahari secara langsung terutama di wajah, leher, tangan, dan badan. Hubungan antara vitamin D dan kulit telah dilaporkan dalam literatur. Vitamin D merupakan hormon yang unik sebab vitamin D dapat diproduksi di kulit dari paparan sinar matahari. Mengetahui hubungan antara kadar serum vitamin D dengan kerastosis seboroik di Kelurahan Simarito Kota Pematangsiantar. Jeniis peneliitian yang diilakukan adailah peneilitian metode analiitik korelatif untiuk meniilai huibungan antara Kadar Serum Vitamin D dengan Keratosis Seboroik di Kelurahan Simarito Kota Pematangsiantar. Deisain peneliitian ini adaliah crossectioinal. Popiulasi peneliitian ini adailah keseliuruhan oibjek peneliitian atau obijek yang diteiliti. Daliam penelitian ini popiulasi tairget adailah Petaini di Keliurahan Simiarito Kota Pematangsiantar berjumlah 58 Petani. Analisis yang digunakan yaitu nalisis univariate sedangkan analisis bivariate menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil : temuan penelitian menghasilankan bahwa 58 responden petani padi di Kelurahan Simarito Kota Pematangsiantar, sebagian besar responden memiliki kadar serum vitamin D3 di bawah normal, dengan 22 responden (37,9%) berada pada kategori insufisiensi dan 21 responden (36,2%) pada kategori defisiensi, sedangkan hanya 15 responden (25,9%) yang memiliki kadar vitamin D3 normal. Jumlah responden dengan keratosis seboroik dan tanpa keratosis seboroik masing-masing sebanyak 29 orang (50%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dan kuat antara kadar serum vitamin D3 dengan kejadian keratosis seboroik, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,753 dan nilai signifikansi p < 0,001. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kadar serum vitamin D3 yang rendah berhubungan dengan meningkatnya kejadian keratosis seboroik pada petani padi di Kelurahan Simarito Kota Pematangsiantar.en_US
dc.subjectKeratosis seboroiken_US
dc.subjectVitamin Den_US
dc.subjectSerumen_US
dc.titleHUBUNGAN KADAR SERUM VITAMIN D DENGAN KERATOSIS SEBOROIK DI KELURAHAN SIMARITO KOTA PEMATANGSIANTAR SUMATERA UTARAen_US
dc.title.alternativeAVICEENA ADI PRAWIRAen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
AVICEENA ADI PRAWIRA.pdf1.93 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.