Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30259| Title: | PERBEDAAN TEKANAN DARAH PADA LAKI-LAKI PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK MAHASISWA DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA |
| Other Titles: | MUHAMMAD IMAM CHAIR LUBIS |
| Authors: | LUBIS, MUHAMMAD IMAM CHAIR |
| Issue Date: | 12-Feb-2026 |
| Abstract: | Pendahuluan : Hipertensi merupakan kondisi medis serius yang sering dijuluki sebagai silent killer karena berkembang tanpa gejala jelas. Salah satu faktor risiko utama yang dapat diubah adalah kebiasaan merokok. Kandungan nikotin dalam rokok memicu aktivasi sistem saraf simpatik yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah. Kelompok usia mahasiswa (18– 25 tahun) merupakan fase kritis di mana kebiasaan merokok dapat mempercepat timbulnya penyakit kardiovaskular pada usia produktif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah antara mahasiswa laki-laki perokok dan bukan perokok di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU) angkatan 2022–2024. Secara khusus, penelitian ini juga mengidentifikasi kebiasaan merokok (lama, jumlah, dan jenis rokok) serta gambaran tekanan darah pada kedua kelompok tersebut. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif FK UMSU dengan sampel sebanyak 65 orang yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Glover-Nilsson Smoking Behavioral Questionnaire (GNSBQ) untuk menilai perilaku merokok dan sfigmomanometer untuk mengukur tekanan darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square serta Fisher’s Exact Test. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 65 responden, sebanyak 33 orang (50,77%) adalah perokok dan 32 orang (49,23%) tidak merokok. Mayoritas perokok telah merokok selama 1–3 tahun (51,5%). Distribusi usia paling dominan berada pada rentang 20–21 tahun (46,2%). Berdasarkan data tabel silang, pada kelompok perokok ditemukan 23 orang (69,7%) memiliki tekanan darah normotensi dan 9 orang (27,3%) hipertensi, sedangkan pada kelompok tidak merokok terdapat 19 orang (59,4%) normotensi dan 13 orang (40,6%) hipertensi. Kesimpulan : Penelitian ini memberikan gambaran mengenai perbedaan profil tekanan darah antara mahasiswa perokok dan bukan perokok. Berdasarkan uji statistik Chi square yang dilakukan, didapatkan hasil untuk mengevaluasi signifikansi hubungan antara kebiasaan merokok dengan kategori tekanan darah pada populasi mahasiswa yang diteliti. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30259 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| MUHAMMAD IMAM CHAIR LUBIS.pdf | 3.07 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.