Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30254Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | NURMAHABBAH, NAJWA | - |
| dc.date.accessioned | 2026-03-11T03:54:01Z | - |
| dc.date.available | 2026-03-11T03:54:01Z | - |
| dc.date.issued | 2025-12-12 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30254 | - |
| dc.description.abstract | Latar Belakang: Ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh (body dissatisfaction) merupakan permasalahan psikologis yang sering dialami oleh remaja dan dewasa muda, khususnya perempuan, dan dapat berdampak pada kesehatan mental. Salah satu gangguan yang berkaitan dengan kondisi ini adalah Body Dysmorphic Disorder (BDD), yaitu gangguan yang ditandai dengan preokupasi berlebihan terhadap kekurangan fisik yang bersifat subjektif. Mahasiswi kedokteran termasuk kelompok yang rentan mengalami tekanan terkait penampilan akibat tuntutan akademik, lingkungan sosial, serta paparan standar kecantikan ideal melalui media sosial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body dissatisfaction dengan risiko Body Dysmorphic Disorder (BDD) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIK UMSU). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional yang melibatkan 68 mahasiswi FKIK UMSU angkatan 2022–2024, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat body dissatisfaction diukur menggunakan Body Shape Questionnaire-16A (BSQ-16A), sedangkan risiko BDD diukur menggunakan kuesioner Body Dysmorphic Disorder 11 item yang telah tervalidasi dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44,2% responden mengalami body dissatisfaction tingkat sedang hingga berat, dan sebagian besar responden memiliki risiko BDD kategori ringan (67,6%). Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara body dissatisfaction dengan risiko BDD (p < 0,001) dengan kekuatan korelasi sedang (r = 0,432). Kesimpulan: Terdapat hubungan positif dan signifikan antara body dissatisfaction dengan risiko Body Dysmorphic Disorder pada mahasiswi FKIK UMSU. Semakin tinggi tingkat ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh, semakin tinggi risiko terjadinya BDD. | en_US |
| dc.subject | Body dissatisfaction | en_US |
| dc.subject | Body Dysmorphic Disorder | en_US |
| dc.subject | citra tubuh | en_US |
| dc.title | HUBUNGAN KETIDAKPUASAN TERHADAP BENTUK TUBUH (BODY DISSATISFACTION) DENGAN RISIKO BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA MAHASISWI FKIK UMSU | en_US |
| dc.title.alternative | NAJWA NURMAHABBAH | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Medical science | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| NAJWA NURMAHABBAH.pdf | 3.74 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.