Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30239
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorKHAIRUNNISA-
dc.date.accessioned2026-03-09T03:50:12Z-
dc.date.available2026-03-09T03:50:12Z-
dc.date.issued2025-12-24-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30239-
dc.description.abstractLatar Belakang: Dismenore primer merupakan keluhan ginekologis yang sering dialami oleh para remaja dimana dapat mengganggu aktivitas akademik maupun kualitas hidup. Riskesdas tahun 2018 dan 2019 menyatakan bahwah, dimana prevalensi dismenore primer mencapai 54,9% di Indonesia. Beberapa faktor yang diduga berperan dalam terjadinya dismenore primer antara lain status gizi dan konsumsi minuman berkafein, khususnya kopi. Namun, hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan temuan yang beragam sehingga diperlukan kajian lebih lanjut. Tujuan: Untuk Menganalisis hubungan antara status gizi dan mengonsumsi kopi dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Fakultas Kedokteran UMSU. Metode : Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Status gizi ditentukan berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), konsumsi kopi diukur menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), dan tingkat dismenore primer dinilai menggunakan skala WaLIDD. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami dismenore primer tingkat berat sebanyak 65 responden (77.4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan tingkat dismenore primer dengan nilai p-value 0.027 (p < 0.05) . Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi dengan dismenore primer pada responden penelitian ini dengan nilai p-value 0.781. Kesimpulan: Status gizi berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Fakultas Kedokteran UMSU, sedangkan konsumsi kopi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan status gizi sebagai upaya pencegahan dismenore primer.en_US
dc.subjectdismenore primeren_US
dc.subjectstatus gizien_US
dc.subjectkonsumsi kopien_US
dc.subjectmahasiswi kedokteranen_US
dc.titleHUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN KONSUMSI KOPI DENGAN PRIMARY DISMENORREA TERHADAP MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARAen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
KHAIRUNNISA.pdf3.42 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.