Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30220Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | SIREGAR, ASSYFA AZZAHRA ALNAYA | - |
| dc.date.accessioned | 2026-03-06T04:03:44Z | - |
| dc.date.available | 2026-03-06T04:03:44Z | - |
| dc.date.issued | 2026-01-07 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30220 | - |
| dc.description.abstract | Pendahuluan: Depresi postpartum merupakan masalah kesehatan mental yang sering terjadi pada ibu setelah persalinan dan dapat berdampak negatif terhadap ibu, bayi, serta keluarga. Maternal self-efficacy diketahui berperan sebagai faktor protektif terhadap depresi postpartum, namun pengaruhnya dapat berbeda berdasarkan status kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran status kelahiran sebagai moderator pengaruh maternal self-efficacy terhadap risiko depresi postpartum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian adalah 100 ibu postpartum yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Maternal self-efficacy diukur menggunakan kuesioner Perceived Maternal Parenting Self-efficacy (PMP SE), sedangkan risiko depresi postpartum diukur menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Analisis data meliputi uji Chi-Square dan regresi logistik untuk menilai efek moderasi. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara maternal self-efficacy dan risiko depresi postpartum (p < 0,001), serta perbedaan risiko depresi postpartum berdasarkan status kelahiran (p < 0,001). Namun, hasil regresi logistik menunjukkan bahwa status kelahiran tidak berperan sebagai variabel moderator dalam hubungan antara maternal self-efficacy dan risiko depresi postpartum (p > 0,05). Kesimpulan: Maternal self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap risiko depresi postpartum secara independen, baik pada ibu primipara maupun multipara. Upaya pencegahan depresi postpartum perlu difokuskan pada peningkatan maternal self-efficacy sejak masa kehamilan tanpa membedakan status kelahiran. | en_US |
| dc.subject | maternal self-efficacy | en_US |
| dc.subject | status kelahiran | en_US |
| dc.subject | depresi postpartum | en_US |
| dc.subject | ibu postpartum | en_US |
| dc.title | PERAN STATUS KELAHIRAN SEBAGAI MODERATOR PENGARUH MATERNAL SELF-EFFICACY TERHADAP RISIKO DEPRESI POST PARTUM | en_US |
| dc.title.alternative | ASSYFA AZZAHRA ALNAYA SIREGAR | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Medical science | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| ASSYFA AZZAHRA ALNAYA SIREGAR.pdf | 2.8 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.