Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30218
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorHARAHAP, NURKHOLIS-
dc.date.accessioned2026-03-06T03:57:24Z-
dc.date.available2026-03-06T03:57:24Z-
dc.date.issued2025-12-28-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30218-
dc.description.abstractPendahuluan: Diabetes Melitus Tipe 2 (DM-2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan angka kejadian terus meningkat dan membutuhkan edukasi berkelanjutan terkait pola makan dan hidrasi untuk mendukung pengendalian glikemik. Media digital seperti WhatsApp Group berpotensi menjadi sarana edukasi yang efektif, fleksibel, dan mudah diakses. Tujuan: Menilai efektivitas edukasi mengenai makanan yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan pentingnya konsumsi air putih melalui WhatsApp Group terhadap pengetahuan dan kadar glukosa darah pasien DM-2. Metode: Penelitian kuasi- eksperimental dengan desain one-group pretest– posttest dilakukan pada 30 pasien DM-2 di RS Muhammadiyah Medan. Intervensi edukasi diberikan selama 14 hari melalui WhatsApp Group. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner 10 item, sementara kadar glukosa darah diperoleh melalui pemeriksaan glukometer. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk skor pengetahuan dan uji Paired T Test untuk kadar gula darah dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang bermakna setelah pemberian edukasi melalui WhatsApp Group (p < 0,05). Selain itu, terdapat penurunan rata-rata kadar gula darah setelah intervensi yang secara statistik signifikan (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman pasien serta memberikan dampak positif terhadap kontrol glikemik. Intervensi ini efektif meningkatkan aspek kognitif dan klinis secara signifikan. Kesimpulan: Edukasi melalui WhatsApp Group terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki kontrol glikemik pasien DM-2 dalam waktu 14 hari. Model edukasi digital ini berpotensi diterapkan sebagai strategi edukasi berkelanjutan di fasilitas layanan kesehatan.en_US
dc.subjectDiabetes Melitus Tipe 2en_US
dc.subjectedukasi kesehatanen_US
dc.subjectWhatsApp Groupen_US
dc.subjectpengetahuanen_US
dc.subjectglukosa darahen_US
dc.titleEFEKTIVITAS PEMBERIAN EDUKASI MAKANAN DAN KONSUMSI AIR PUTIH MELALUI WHATSAPP GROUP TERHADAP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 di RS MUHAMMADIYAH MEDANen_US
dc.title.alternativeNURKHOLIS HARAHAPen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
NURKHOLIS HARAHAP.pdf2.89 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.