Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30217
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorERDI, PUTRI SRIKANDI-
dc.date.accessioned2026-03-06T03:54:28Z-
dc.date.available2026-03-06T03:54:28Z-
dc.date.issued2026-01-13-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30217-
dc.description.abstractPendahuluan: Beban belajar yang tinggi pada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dapat memicu kecemasan akibat tuntutan akademik yang padat dan materi yang kompleks. Kecemasan yang tidak terkelola dapat mengganggu konsentrasi dan performa belajar. Kecerdasan emosional berperan penting dalam membantu mahasiswa mengatur emosi dan kecemasan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara beban belajar dan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara serta mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 88 mahasiswa baru angkatan 2025 sebagai sampel, dipilih melalui consecutive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu LBQ, DASS-21, dan kuesioner kecerdasan emosional model Goleman. Analisis dilakukan dengan uji Spearman. Hasil: Sebanyak 53,5% mahasiswa memiliki beban belajar moderat dan 35,2% beban belajar tinggi. Tingkat kecemasan didominasi kategori normal (28,4%). Terdapat hubungan signifikan antara beban belajar dan kecemasan (p < 0.001; r = 0.630). Sementara itu, kecerdasan emosional tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kecemasan (r = –0.139; p = 0.196). Meskipun memiliki arah korelasi negatif, kekuatan hubungan sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik, sehingga kecerdasan emosional bukan merupakan faktor yang berhubungan terhadap kecemasan pada sampel penelitian ini. Kesimpulan: Beban belajar memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran, sedangkan kecerdasan emosional tidak berhubungan secara signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa kecemasan pada mahasiswa baru lebih dipengaruhi oleh tuntutan akademik dan faktor adaptasi daripada kecerdasan emosional.en_US
dc.subjectBeban belajaren_US
dc.subjectKecemasanen_US
dc.subjectKecerdasan emosionalen_US
dc.subjectMahasiswa kedokteranen_US
dc.titleHUBUNGAN BEBAN BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA BARU FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARAen_US
dc.title.alternativePUTRI SRIKANDI ERDIen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
PUTRI SRIKANDI ERDI.pdf5.14 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.