Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30175
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSITORUS, AZRA AMALINA-
dc.date.accessioned2026-03-04T03:58:55Z-
dc.date.available2026-03-04T03:58:55Z-
dc.date.issued2026-02-04-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30175-
dc.description.abstractPendahuluan: Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin banyak digunakan dalam pendidikan kedokteran untuk mendukung pencarian informasi, memperkaya materi ajar, mempermudah pemahaman konsep yang kompleks, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran. Pemanfaatan AI tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga memerlukan pemahaman dan persepsi yang baik dari dosen maupun mahasiswa agar penggunaannya tepat dan optimal. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui persepsi dosen dan mahasiswa terhadap penggunaan AI dalam proses pembelajaran. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional. Sampel terdiri dari 72 dosen dan 72 mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi, jenis AI yang digunakan, frekuensi, tujuan, dan pemanfaatannya. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan persepsi antara dosen dan mahasiswa. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT merupakan aplikasi AI yang paling banyak digunakan, dengan mahasiswa menggunakan AI lebih intens dibanding dosen. Persepsi dosen dan mahasiswa membentuk sikap yang cenderung moderat pada kedua kelompok. Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara persepsi dosen dan mahasiswa (Asymp. Sig. 0,107 > 0,05), yang menunjukkan pandangan keduanya relatif sejalan meskipun frekuensi penggunaan berbeda. Kesimpulan: Meskipun intensitas penggunaan AI berbeda, persepsi dosen dan mahasiswa terhadap peran AI dalam pembelajaran kedokteran relatif sejalan. AI dianggap sebagai teknologi pendukung yang efektif, membantu proses pembelajaran menjadi lebih mudah, cepat, dan berkualitas. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi AI dalam pendidikan kedokteran, namun tetap memerlukan pembekalan dan pemahaman agar penggunaannya optimal.en_US
dc.subjectkecerdasan buatanen_US
dc.subjectpersepsien_US
dc.subjectdosenen_US
dc.subjectmahasiswaen_US
dc.subjectpembelajaran kedokteranen_US
dc.subjectefektivitas pembelajaranen_US
dc.titlePERBANDINGAN PERSEPSI DOSEN DAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN DALAM PEMBELAJARAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UMSUen_US
dc.title.alternativeAZRA AMALINA SITORUSen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
AZRA AMALINA SITORUS.pdf3.2 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.