Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30169
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorPANE, NURHABIBAH-
dc.date.accessioned2026-03-04T03:38:01Z-
dc.date.available2026-03-04T03:38:01Z-
dc.date.issued2026-01-08-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30169-
dc.description.abstractPendahuluan: Interprofessional Education (IPE) merupakan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk membekali mahasiswa kesehatan dengan kemampuan kerja sama tim, komunikasi, serta pemahaman peran dan tanggung jawab antarprofesi. Kesiapan mahasiswa menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi IPE. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan kesiapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran Interprofessional Education (IPE). Metode: Penelitian ini merupakan analitik komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 138 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, mahasiswa keperawatan STIKes Malahayati, dan mahasiswa farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Readiness for Interprofessional Learning Scale (RIPLS). Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan uji Kruskal–Wallis untuk mengetahui perbedaan kesiapan antarprogram studi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori siap mengikuti pembelajaran IPE (96,4%). Komponen teamwork dan kolaborasi serta identitas profesi menunjukkan tingkat kesiapan yang tinggi pada hampir seluruh responden. Namun, pada komponen peran dan tanggung jawab masih ditemukan variasi kesiapan, dengan 60,9% mahasiswa berada pada kategori siap, 23,2% cukup siap, dan 15,9% kurang siap. Uji Kruskal–Wallis menunjukkan tidak terdapat perbedaan kesiapan mahasiswa yang bermakna secara statistik berdasarkan program studi (p = 0,155). Kesimpulan: Mahasiswa kedokteran, keperawatan, dan farmasi memiliki kesiapan yang baik dalam mengikuti pembelajaran IPE. Penguatan pembelajaran terkait peran dan tanggung jawab antarprofesi masih diperlukan untuk meningkatkan efektivitas implementasi IPE.en_US
dc.subjectInterprofessional Educationen_US
dc.subjectkesiapan mahasiswaen_US
dc.subjectRIPLSen_US
dc.subjectkolaborasi antarprofesien_US
dc.titleKESIAPAN MAHASISWA MENGIKUTI PEMBELAJARAN INTERPROFESSIONAL EDUCATION FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARAen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
NURHABIBAH PANE .pdf3.58 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.