Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30159| Title: | EFEKTIVITAS TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Propionibacterium acnes |
| Authors: | MASALING, DELIA SYABRINE |
| Keywords: | Teh hijau;Camellia sinensis;Propionibacterium acnes;antibakteri;zona hambat |
| Issue Date: | 28-Jan-2026 |
| Abstract: | Latar Belakang : Jerawat merupakan masalah kulit yang umum terjadi dan sering disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping serta resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif antibakteri dari bahan alam. Teh hijau (Camellia sinensis L.) mengandung katekin, terutama epigallocatechin-3-gallate (EGCG), yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teh hijau dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif true eksperimental dengan pendekatan Posttest Only Control. Ekstrak teh hijau dibuat dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Berikutnya dilakukan pembagian konsentrasi menggunakan DMSO sebagai pelarut menjadi 3 konsentrasi yaitu 3%, 5%, dan 7%. Teknik yang digunakan untuk mengukur aktivitas antibakteri adalah metode difusi cakram dengan mengukur zona hambat dengan konsentrasi ekstrak 3%, 5%, dan 7% serta melihat konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan P.acnes. Hasil penelitian : hasil menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau (Camellia sinensis L.) pada konsentrasi 3%, 5%, dan 7%, kontrol positif (klindamisin), dengan uji non-parametrik Kruskal Wallis memperoleh nilai (P=0,000) dimana (p<0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan daya hambat dari masing-masing kelompok. Selanjutnya dilakukan uji lanjutan menggunakan Mann Whitney untuk perbandingan antar kelompok ekstrak dengan kontrol positif yang diperoleh nilai (P=0,001) untuk perbandingan 3% dengan kontrol positif, (P=0,031), perbandingan ekstrak 5% dengan kontrol positif (P=0,031), perbandingan ekstrak 7% dengan kontrol positif yaitu (P=0,281). Kesimpulan : Teh hijau (Camellia sinensis L.) memiliki efektivitas dalam menghambat pertumbuhan P.acnes pada konsentrasi ekstrak 7% secara in vitro. |
| URI: | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30159 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| DELIA SYABRINE MASALING.pdf | 3.86 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.