Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30099
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorLUBIS, SARAH ZAHRA-
dc.date.accessioned2026-03-03T02:15:07Z-
dc.date.available2026-03-03T02:15:07Z-
dc.date.issued2026-01-02-
dc.identifier.urihttp://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30099-
dc.description.abstractPendahuluan: Burnout merupakan kondisi kelelahan psikologis akibat stres akademik yang berkepanjangan, yang ditandai oleh kelelahan emosional, sinisme, dan penurunan efikasi akademik. Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok yang rentan mengalami burnout akibat tuntutan kurikulum yang padat dan tekanan akademik yang tinggi. Burnout diketahui berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan mental, terutama simtom depresi dan ansietas, yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis serta performa akademik mahasiswa. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2022. Sampel penelitian berjumlah 47 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Tingkat burnout diukur menggunakan Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI SS), simtom depresi menggunakan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), dan simtom ansietas menggunakan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat burnout dengan simtom depresi (r = 0,463; p = 0,001) dengan kekuatan korelasi sedang dan arah hubungan positif. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat burnout dengan simtom ansietas (r = 0,308; p = 0,035) dengan kekuatan korelasi rendah dan arah hubungan positif. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat burnout dengan simtom depresi dan ansietas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2022, di mana semakin tinggi tingkat burnout maka semakin tinggi kecenderungan munculnya simtom depresi dan ansietas.en_US
dc.subjectansietasen_US
dc.subjectburnouten_US
dc.subjectdepresien_US
dc.subjectmahasiswa kedokteranen_US
dc.titleKORELASI TINGKAT BURNOUT TERHADAP SIMTOM DEPRESI DAN ANSIETAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARAen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:Medical science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
SARAH ZAHRA LUBIS.pdf5.37 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.