Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30055Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | JANNAH, LAILA KIRANI | - |
| dc.date.accessioned | 2026-02-14T03:43:14Z | - |
| dc.date.available | 2026-02-14T03:43:14Z | - |
| dc.date.issued | 2026-01-10 | - |
| dc.identifier.uri | http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30055 | - |
| dc.description.abstract | Latar Belakang: Tekanan intraokular (TIO) merupakan tekanan hidrostatik di dalam bola mata yang berperan penting dalam menjaga kestabilan bentuk dan fungsi optik mata. Pada kondisi emmetropia, di mana sistem optik mata memfokuskan cahaya tepat pada retina tanpa koreksi refraksi, variasi TIO lebih mencerminkan faktor biologis seperti jenis kelamin, anatomi okular, dan hormon. Di Indonesia, data mengenai perbedaan TIO antara laki-laki dan perempuan dengan emmetropia masih terbatas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan di praktik spesialis mata dr. Zaldi Z, Sp.M, Medan, pada Juli - Desember 2025. Sampel terdiri dari 48 mahasiswa Fakultas Kedokteran UMSU (24 laki-laki, 24 perempuan) berusia 18–25 tahun dengan visus 6/6 (emmetropia). Pemeriksaan TIO mata kanan dan kiri dilakukan menggunakan tonometer non-kontak setelah pemeriksaan visus dengan Snellen chart. Data dianalisis dengan uji Shapiro - Wilk, Levenes test, dan Independent Sample t-Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Rata - rata TIO mata kanan pada laki-laki adalah 18,04 ± 5,09 mmHg dan pada perempuan 17,47 ± 3,15 mmHg, sedangkan rata - rata TIO mata kiri pada laki-laki 16,96 ± 4,99 mmHg dan pada perempuan 16,47 ± 3,14 mmHg, dengan seluruh nilai berada dalam rentang normal 10–21 mmHg. Uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai p > 0,05 baik pada mata kanan maupun mata kiri, yang berarti tidak terdapat perbedaan tekanan intraokular yang bermakna secara statistik antara laki-laki dan perempuan dengan emmetropia. Kesimpulan: Terdapat perbedaan rerata tekanan intraokular antara laki-laki dan perempuan dengan kondisi emmetropia, namun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Pada populasi dewasa muda dengan refraksi normal, jenis kelamin bukan faktor utama yang memengaruhi nilai tekanan intraokular, selama berada dalam rentang fisiologis. | en_US |
| dc.subject | Tekanan intraokular | en_US |
| dc.subject | emmetropia | en_US |
| dc.subject | jenis kelamin | en_US |
| dc.subject | tonometer non kontak | en_US |
| dc.subject | cross-sectional | en_US |
| dc.title | PERBANDINGAN TEKANAN INTRAOKULAR (TIO) PADA EMMETROPIA ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN | en_US |
| dc.title.alternative | LAILA KIRANI JANNAH | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| Appears in Collections: | Medical science | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| LAILA KIRANI JANNAH.pdf | 3.79 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.