Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/28293| Title: | PENGARUH EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI PARACETAMOL |
| Authors: | SAKINAH, MAHARANI PUTTY |
| Keywords: | Bunga telang;Clitoria ternatea L.;hepatotoksisitas;paracetamol;histopatologi hepar |
| Issue Date: | 28-May-2025 |
| Abstract: | Pendahuluan: Paracetamol merupakan obat analgesik dan antipiretik yang umum digunakan, namun dalam dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan hepar yang serius. Salah satu alternatif pengobatan yang memiliki potensi hepatoprotektif adalah bunga telang (Clitoria ternatea L.), yang mengandung flavonoid dan antosianin sebagai senyawa antioksidan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bunga telang terhadap gambaran histopatologi hepar tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi paracetamol, serta mengetahui dosis yang paling efektif dalam memberikan efek proteksi. Metode: Penelitian dilakukan dengan desain true experimental menggunakan post-test only control group design pada 28 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi dalam empat kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif (paracetamol), perlakuan ekstrak bunga telang dosis 250 mg/kgBB, dan dosis 350 mg/kgBB. Ekstrak diberikan selama 7 hari, dilanjutkan dengan induksi paracetamol selama 7 hari. Pemeriksaan histopatologi dilakukan menggunakan pewarnaan hematoksilin-eosin dan penilaian skor Roenigk. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil: Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antar kelompok (p = 0,059), namun secara deskriptif, kelompok dengan ekstrak dosis 250 mg/kgBB menunjukkan persentase kerusakan hepar yang lebih rendah dibanding kelompok lainnya. Kesimpulan: Meskipun tidak signifikan secara statistik, pemberian ekstrak bunga telang dosis rendah memiliki potensi sebagai agen hepatoprotektif terhadap kerusakan hepar yang diinduksi paracetamol, dan memerlukan penelitian lanjutan untuk mendalami mekanismenya secara biokimiawi. |
| URI: | http://localhost:8080/handle/123456789/28293 |
| Appears in Collections: | Medical science |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| MAHARANI PUTTY SAKINAH.pdf | 2.69 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.