Abstract:
Pendahuluan: Kanker serviks merupakan suatu keganasan primer serviks yang
berasal dari metaplasia epitel di daerah Sambungan Skuamo Kolumnar. Penyakit ini
merupakan jenis kanker kedua terbanyak yang diderita wanita di seluruh dunia.
Kanker serviks disebabkan oleh Human Papillomavirus yang muncul akibat adanya
protein E6 dan E7 yang menghambat kerja tumor supressor gen p53 dan Protein
Retinoblastoma (pRb). Terapi kanker konvensional memiliki efek samping yang
sangat merugikan. Bahan alam yang digunakan pada penelitian ini adalah minyak
kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) yang diketahui mempunyai aktifitas antikanker
secara empiris dan secara ilmiah Metode: Penelitian ini menggunakan metode in
vitro digunakan untuk menyelidiki lebih lanjut potensi ilmiah δ-tocotrienol sebagai
agen antiproliferatif untuk kanker serviks. Hasil: Berdasarkan pengujian in vitro
menggunakan uji MTT menunjukkan nilai IC50 sebesar 1,141 μg/mL untuk ekstrak
minyak kelapa sawit pada konsentrasi 25 μg/mL, tergolong sangat efektif sebagai
agen antikanker. Kesimpulan; Senyawa δ-tocotrienol minyak sawit dapat dijadikan
sebagai terapi alami kanker serviks yang tertuju langsung pada target protein E6 dan
E7.