Research Repository

Perbandingan Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Dengan Amoksisilin Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Secara In Vitro

Show simple item record

dc.contributor.author Nurjanah, Melany
dc.date.accessioned 2020-02-29T05:37:09Z
dc.date.available 2020-02-29T05:37:09Z
dc.date.issued 2018-01-22
dc.identifier.uri http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/176
dc.description.abstract Staphylococcus aureus merupakan bakteri Gram positif, yang sebagian besar merupakan flora normal pada kulit, saluran cerna, dan saluran pernafasan pada manusia. Daun sirsak (Annona muricata L.) memiliki efek antibiotik terhadap bakteri gram positif dan negatif. Flavonoid pada daun sirsak diketahui dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun sirsak terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus secara in vitro. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Teknik yang digunakan dalam mengukur aktivitas antibiotik adalah metode difusi cakram. Hasil penelitian : Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% menghasilkan rata-rata diameter zona bening masing-masing yaitu 10,41 mm, 11,94 mm, 12,93 mm dan 16,60 mm. Sedangkan diameter zona bening amoxicillin yaitu 21,23 mm dan pada aquadest tidak diperoleh zona bening. Kesimpulan : Ekstrak daun sirsak dengan konsentrasi 100% memiliki zona bening tertinggi pada kelompok perlakuan. en_US
dc.subject Staphylococcus aureus en_US
dc.subject Ekstrak daun sirsak en_US
dc.title Perbandingan Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Dengan Amoksisilin Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Secara In Vitro en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account