<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Faculty of Islamic Religion</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/9</link>
<description>Fakultas Agama Islam</description>
<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 19:32:35 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-10-10T19:32:35Z</dc:date>
<item>
<title>Implementasi Pendidikan Akidah Akhlak dalam Pembinaan Karakter Siswa  di MAS Yaspi Labuhan Deli</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32156</link>
<description>Implementasi Pendidikan Akidah Akhlak dalam Pembinaan Karakter Siswa  di MAS Yaspi Labuhan Deli
Adinda, Rehan Ritonga
Abstrak penelitian ini berjudul Implementasi Pendidikan Akidah Akhlak dalam &#13;
Pembinaan Karakter Siswa di MAS Yaspi Labuhan Deli yang bertujuan untuk &#13;
mengetahui bagaimana karakter siswa, peran guru dalam membina karakter, serta &#13;
faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan akidah akhlak &#13;
di sekolah tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa yang &#13;
belum konsisten dalam menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari, &#13;
seperti kurang disiplin, kurang memperhatikan pembelajaran, dan belum &#13;
sepenuhnya mematuhi tata tertib sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
karakter siswa di MAS Yaspi Labuhan Deli, mengetahui cara guru Akidah Akhlak &#13;
dalam membina karakter siswa, serta mengetahui faktor pendukung dan &#13;
penghambat implementasi pendidikan Akidah Akhlak dalam pembinaan karakter &#13;
siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh &#13;
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di MAS Yaspi &#13;
Labuhan Deli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter siswa secara umum &#13;
sudah berkembang dengan baik, yang terlihat dari sikap disiplin, sopan santun, &#13;
kejujuran, tanggung jawab, saling menghargai, dan kepatuhan terhadap tata tertib &#13;
sekolah. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang belum konsisten dalam &#13;
menerapkan nilai-nilai tersebut sehingga pembinaan perlu dilakukan secara &#13;
berkelanjutan. Guru Akidah Akhlak berperan penting dalam pembinaan karakter &#13;
siswa melalui keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat dan bimbingan, serta &#13;
penggunaan metode pembelajaran yang variatif seperti diskusi, tanya jawab, &#13;
observasi, pembelajaran kelompok, cerita teladan, dan praktik langsung. Guru juga &#13;
memberikan teguran dan sanksi yang bersifat mendidik serta melakukan &#13;
pendekatan personal kepada siswa yang menunjukkan perilaku kurang baik. &#13;
Adapun faktor pendukung dalam implementasi pendidikan Akidah Akhlak meliputi &#13;
keteladanan guru, budaya 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), kegiatan &#13;
keagamaan, aturan sekolah, lingkungan madrasah yang mendukung, kerja sama &#13;
antar guru, serta fasilitas pembelajaran yang memadai. Sementara itu, faktor &#13;
penghambatnya antara lain kurangnya motivasi siswa, rasa malas dalam belajar, &#13;
kurangnya kedisiplinan, ketidakhadiran siswa, serta pengaruh lingkungan &#13;
pergaulan di luar madrasah. Dengan demikian, implementasi pendidikan Akidah &#13;
Akhlak berkontribusi dalam pembinaan karakter siswa melalui pembelajaran yang &#13;
variatif, keteladanan guru, dan pembiasaan perilaku positif secara konsisten dan &#13;
berkesinambungan.
</description>
<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32156</guid>
<dc:date>2026-06-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>MODEL IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI PADA  PEMBELAJARAN PAI (STUDI KASUS DI SMA MUHAMMADIYAH 18 SUNGGAL)</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32137</link>
<description>MODEL IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI PADA  PEMBELAJARAN PAI (STUDI KASUS DI SMA MUHAMMADIYAH 18 SUNGGAL)
Muhammad, Alimmul Ammar
Pendidikan karakter berbasis Islam pada pelajaran PAI sangat penting untuk &#13;
membentuk siswa yang beriman, berakhlak baik, dan menerapkan ajaran agama &#13;
sehari-hari. Namun, penerapannya di sekolah masih menghadapi kendala, seperti &#13;
perbedaan tingkat keagamaan siswa, pengaruh lingkungan, dan cara penyampaian &#13;
yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model &#13;
implementasi pendidikan karakter Islami pada pembelajaran PAI di SMA &#13;
Muhammadiyah 18 Sunggal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan &#13;
penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan &#13;
kualitatif dengan jenis observasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, &#13;
dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PAI. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter Islami dilaksanakan &#13;
secara terintegrasi melalui pembelajaran PAI, pembiasaan religius, keteladanan &#13;
guru, budaya sekolah Islami, serta program keagamaan yang disesuaikan dengan &#13;
jenjang peserta didik. Pada kelas X, pembinaan difokuskan pada pembiasaan doa &#13;
sebelum belajar, praktik ibadah, dan pembelajaran salat sesuai Himpunan Putusan &#13;
Tarjih Muhammadiyah. Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana ibadah, &#13;
komitmen guru dan pimpinan sekolah, serta budaya religius yang kondusif. &#13;
Sementara itu, faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang religius &#13;
peserta didik, proses adaptasi terhadap budaya Muhammadiyah, dan perlunya &#13;
pembinaan yang lebih intensif bagi siswa baru. Penelitian ini menyimpulkan &#13;
bahwa implementasi pendidikan karakter Islami di SMA Muhammadiyah 18 &#13;
Sunggal telah berjalan dengan baik melalui pembiasaan, keteladanan, dan budaya &#13;
sekolah, meskipun masih memerlukan penguatan strategi adaptasi bagi peserta &#13;
didik yang berasal dari latar belakang non-Muhammadiyah.
</description>
<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32137</guid>
<dc:date>2026-08-19T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL KAMPUS TERHADAP AKHLAK ISLAMI MAHASISWA PAI UMSU</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32108</link>
<description>PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL KAMPUS TERHADAP AKHLAK ISLAMI MAHASISWA PAI UMSU
Tiara, Pratiwi
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris pengaruh&#13;
lingkungan sosial kampus terhadap akhlak Islami mahasiswa Pendidikan&#13;
Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Studi ini&#13;
dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan sosial kampus sebagai salah&#13;
satu faktor yang berperan dalam pembentukan karakter dan perilaku Islami&#13;
mahasiswa sebagai calon pendidik agama Islam. Lingkungan sosial&#13;
kampus yang kondusif diharapkan mampu mendukung perilaku islami&#13;
mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain&#13;
asosiatif kausal untuk menguji pengaruh antara variabel lingkungan sosial&#13;
kampus dan akhlak Islami mahasiswa. Populasi penelitian adalah&#13;
mahasiswa Pendidikan Agama Islam dengan sampel sebanyak 100&#13;
responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket,&#13;
observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji&#13;
validitas, reliabilitas, uji prasyarat analisis, serta regresi linear sederhana.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial kampus&#13;
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap akhlak Islami&#13;
mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa lingkungan sosial kampus&#13;
yang didukung oleh interaksi positif antara mahasiswa dan dosen,&#13;
hubungan yang harmonis antar mahasiswa, budaya akademik yang&#13;
kondusif, serta keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan dan kegiatan&#13;
keagamaan berkontribusi dalam pembentukan akhlak Islami mahasiswa.&#13;
Namun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa lingkungan&#13;
sosial kampus hanya memberikan kontribusi sebesar 22,4% terhadap&#13;
akhlak Islami mahasiswa, sehingga masih terdapat faktor-faktor lain yang&#13;
turut memengaruhi pembentukan akhlak Islami mahasiswa. Oleh karena&#13;
itu, diperlukan upaya pembinaan yang lebih komprehensif dan&#13;
berkelanjutan dalam mendukung penguatan karakter Islami mahasiswa.
</description>
<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32108</guid>
<dc:date>2026-07-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS PENERAPAN REWARD DAN PUNISHMENT OLEH GURU PENDIDIDKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP IT PRIMA MANDIRI</title>
<link>http://localhost:8080/handle/123456789/32105</link>
<description>ANALISIS PENERAPAN REWARD DAN PUNISHMENT OLEH GURU PENDIDIDKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP IT PRIMA MANDIRI
SAJID, ULAYYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan reward dan&#13;
punishment oleh guru Pendidikan Agama Islam serta pengaruhnya terhadap&#13;
motivasi belajar siswa di SMP IT Prima Mandiri. Selain itu, penelitian ini juga&#13;
bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam&#13;
penerapan reward dan punishment dalam proses pembelajaran.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian&#13;
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan&#13;
dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru Pendidikan Agama Islam dan&#13;
siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data,&#13;
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
penerapan reward oleh guru dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti pujian&#13;
verbal, pemberian nilai tambahan, penghargaan, serta doa dan motivasi spiritual.&#13;
Sementara itu, punishment diberikan dalam bentuk teguran, tugas tambahan, serta&#13;
hafalan yang bersifat edukatif. Penerapan reward dan punishment dilakukan secara&#13;
langsung dan bertahap sesuai dengan kondisi siswa.&#13;
Penerapan reward dan punishment terbukti memberikan pengaruh terhadap&#13;
motivasi belajar siswa. Reward mampu meningkatkan keaktifan, semangat belajar,&#13;
dan rasa percaya diri siswa, sedangkan punishment membantu meningkatkan&#13;
kedisiplinan, fokus, dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran. Namun,&#13;
pengaruh tersebut tidak sama pada setiap siswa karena adanya perbedaan karakter&#13;
dan faktor internal maupun eksternal yang mempengaruhi motivasi belajar.&#13;
Faktor pendukung dalam penerapan reward dan punishment meliputi&#13;
profesionalitas guru, lingkungan sekolah yang kondusif, serta adanya sistem aturan&#13;
yang jelas. Sementara itu, faktor penghambat meliputi perbedaan karakter siswa,&#13;
kurangnya konsistensi dalam penerapan, serta keterbatasan waktu dalam proses&#13;
pembelajaran.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan reward dan&#13;
punishment dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP IT Prima&#13;
Mandiri telah berjalan dengan baik dan memberikan pengaruh positif terhadap&#13;
motivasi belajar siswa, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang perlu&#13;
diperbaiki.
</description>
<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://localhost:8080/handle/123456789/32105</guid>
<dc:date>2026-08-17T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
