<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection: Ilmu Kesejahteraan Sosial</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/35</link>
    <description>Ilmu Kesejahteraan Sosial</description>
    <pubDate>Thu, 14 May 2026 06:18:02 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-05-14T06:18:02Z</dc:date>
    <item>
      <title>DINAMIKA MOBILITAS SOSIAL PADA KELUARGA DI  DESA BEGERPANG KECAMATAN BANGUN PURBA  KABUPATEN DELI SERDANG</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30931</link>
      <description>Title: DINAMIKA MOBILITAS SOSIAL PADA KELUARGA DI  DESA BEGERPANG KECAMATAN BANGUN PURBA  KABUPATEN DELI SERDANG
Authors: SIREGAR, OLVI  SALSABILA
Abstract: Mobilitas sosial merujuk pada pergerakan individu atau kelompok dalam struktur &#xD;
sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pendidikan, kondisi ekonomi, &#xD;
dan budaya setempat. Mobilitas sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan &#xD;
dari kehidupan manusia. Setiap individu pada dasarnya mengalami proses mobilitas &#xD;
sosial sebagai bentuk upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik kebutuhan &#xD;
primer, sekunder, maupun tersier dalam konteks pedesaan, Penelitian ini bertujuan &#xD;
untuk menganalisis dinamika mobilitas sosial pada keluarga di Desa Begerpang, &#xD;
Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang. Mobilitas sosial dalam &#xD;
masyarakat pedesaan yang didominasi sektor perkebunan cenderung menghadapi &#xD;
keterbatasan, sehingga menarik untuk dikaji dalam konteks keluarga dan antar &#xD;
generasi. Penelitian ini menggunakan teori mobilitas sosial, stratifikasi sosial, dan &#xD;
modal sosial sebagai landasan analisis. Metode yang digunakan adalah pendekatan &#xD;
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi. &#xD;
Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang dipilih secara purposive &#xD;
berdasarkan pengalaman mereka dalam kehidupan sosial masyarakat perkebunan. &#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilitas sosial dalam keluarga cenderung &#xD;
stagnan dalam aspek pekerjaan, di mana sebagian besar individu tetap bekerja di &#xD;
sektor perkebunan seperti generasi sebelumnya. Namun, terdapat peningkatan &#xD;
dalam aspek pendidikan, yang menunjukkan adanya mobilitas sosial antar generasi. &#xD;
Selain itu, generasi muda mulai melakukan urbanisasi sebagai upaya memperoleh &#xD;
peluang kerja yang lebih baik, meskipun hasilnya beragam. Faktor struktur sosial &#xD;
yang terbatas serta peran modal sosial dalam jaringan pekerjaan turut memengaruhi &#xD;
dinamika mobilitas sosial dalam keluarga.</description>
      <pubDate>Mon, 06 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30931</guid>
      <dc:date>2026-04-06T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>DINAMIKA KEHIDUPAN PEREMPUAN KEPALA RUMAH TANGGA  PADA SEKTOR PENCARI LIDI SAWIT DI DESA PERKEBUNAN  TANJUNG KELILING KAB.LANGKAT</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30863</link>
      <description>Title: DINAMIKA KEHIDUPAN PEREMPUAN KEPALA RUMAH TANGGA  PADA SEKTOR PENCARI LIDI SAWIT DI DESA PERKEBUNAN  TANJUNG KELILING KAB.LANGKAT
Authors: ANGGRAINI, SILVIA
Abstract: Perempuan kepala rumah tangga memiliki peran ganda sebagai pencari nafkah &#xD;
utama sekaligus pengelola rumah tangga dalam kondisi ekonomi yang terbatas. &#xD;
Pekerjaan sebagai pencari lidi sawit termasuk sektor informal dengan pendapatan &#xD;
yang tidak menentu, sehingga memengaruhi kestabilan ekonomi keluarga. &#xD;
Meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi, sosial, dan psikologis, para &#xD;
perempuan kepala rumah tangga mampu bertahan melalui strategi adaptasi seperti &#xD;
pengelolaan keuangan yang hemat, kerja tambahan, serta pemanfaatan jaringan &#xD;
sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan dan pemberdayaan bagi &#xD;
perempuan kepala rumah tangga guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. &#xD;
Kesimpulannya, dinamika kehidupan perempuan kepala rumah tangga pada sektor &#xD;
pencari lidi sawit mencerminkan kondisi kerentanan ekonomi sekaligus &#xD;
ketangguhan dalam mempertahankan keberlangsungan hidup keluarga.</description>
      <pubDate>Tue, 03 Mar 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30863</guid>
      <dc:date>2026-03-03T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>FENOMENA CAT CALLING DAN RELASI GENDER  DI RUANG PUBLIK : STUDI MAHASISWA INDEKOS  JALAN KAPTEN MUCHTAR BASRI</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30860</link>
      <description>Title: FENOMENA CAT CALLING DAN RELASI GENDER  DI RUANG PUBLIK : STUDI MAHASISWA INDEKOS  JALAN KAPTEN MUCHTAR BASRI
Authors: AZZAHRA, DINDA AULIA
Abstract: Fenomena catcalling sebagai bentuk pelecehan verbal di ruang publik &#xD;
merepresentasikan persoalan sosial yang berkaitan erat dengan ketimpangan relasi &#xD;
gender dan kualitas kesejahteraan sosial. Praktik ini kerap dinormalisasi sebagai &#xD;
bentuk interaksi biasa, meskipun berimplikasi pada ketidaknyamanan dan &#xD;
kerentanan, khususnya bagi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk &#xD;
menganalisis fenomena catcalling, menggali pengalaman dan persepsi mahasiswa &#xD;
indekos, mengkaji relasi gender yang terwujud dalam praktik tersebut, serta &#xD;
menelaah dampaknya terhadap rasa aman dan kesejahteraan sosial. Lokasi &#xD;
penelitian berada di Jalan Kapten Muchtar Basri, Kota Medan, sebagai kawasan &#xD;
dengan intensitas interaksi sosial yang tinggi di kalangan mahasiswa. Penelitian &#xD;
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh &#xD;
melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, &#xD;
dengan teknik purposive sampling dalam penentuan informan. Analisis data &#xD;
dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian &#xD;
data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis dan berkelanjutan. Temuan &#xD;
penelitian menunjukkan bahwa catcalling tidak hanya merupakan bentuk &#xD;
pelecehan verbal, tetapi juga manifestasi dari relasi kuasa yang timpang berbasis &#xD;
gender di ruang publik. Praktik ini menimbulkan dampak psikologis berupa &#xD;
kecemasan, rasa tidak aman, dan penurunan kepercayaan diri, serta berdampak &#xD;
pada pembatasan mobilitas dan terganggunya keberfungsian sosial mahasiswa &#xD;
indekos. Dengan demikian, catcalling perlu dipahami sebagai masalah sosial yang &#xD;
berdimensi struktural, bukan sekadar tindakan individual. Penelitian ini &#xD;
diharapkan berkontribusi dalam penguatan kajian kesejahteraan sosial serta &#xD;
menjadi dasar bagi pengembangan intervensi dan kebijakan yang berorientasi &#xD;
pada terciptanya ruang publik yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender.</description>
      <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30860</guid>
      <dc:date>2026-04-01T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  BERBASIS ASET LOKAL DALAM ADAPTASI DAN  MITIGASI PERUBAHAN IKLIM UPAYA  MEWUJUDKAN DESA TIMBANG JAYA SEBAGAI  DESA IKLIM</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30849</link>
      <description>Title: STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  BERBASIS ASET LOKAL DALAM ADAPTASI DAN  MITIGASI PERUBAHAN IKLIM UPAYA  MEWUJUDKAN DESA TIMBANG JAYA SEBAGAI  DESA IKLIM
Authors: BR. MARGOLANG, NURLIANA SARI
Abstract: Perubahan iklim menjadi tantangan serius bagi masyarakat pedesaan yang &#xD;
bergantung pada sektor pertanian. Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok, &#xD;
Kabupaten Langkat, menghadapi dampak perubahan pola musim, ketidakpastian &#xD;
produksi pertanian, serta meningkatnya risiko kerentanan ekonomi rumah tangga. &#xD;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat &#xD;
berbasis aset lokal dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim sebagai upaya &#xD;
mewujudkan Desa Timbang Jaya sebagai Desa Iklim. Penelitian ini menggunakan &#xD;
pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan ditentukan &#xD;
secara purposive sampling, meliputi kepala desa, perangkat desa, ketua kelompok &#xD;
tani, kader lingkungan, dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan lingkungan. &#xD;
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, &#xD;
dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, &#xD;
dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan &#xD;
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan &#xD;
masyarakat dilakukan melalui optimalisasi aset sosial, ekonomi, lingkungan, dan &#xD;
kelembagaan desa. Strategi adaptasi diwujudkan melalui diversifikasi tanaman, &#xD;
penyesuaian kalender tanam, serta pengelolaan air, sedangkan strategi mitigasi &#xD;
dilakukan melalui penghijauan, pengelolaan sampah, dan edukasi lingkungan. &#xD;
Modal sosial berupa gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat menjadi &#xD;
kekuatan utama dalam mendukung implementasi program Desa Iklim. Namun &#xD;
demikian, strategi yang diterapkan masih bersifat incremental dan memerlukan &#xD;
penguatan kelembagaan serta integrasi dalam perencanaan jangka panjang desa &#xD;
agar ketahanan iklim dapat berkelanjutan. Dengan demikian, pemberdayaan &#xD;
masyarakat berbasis aset lokal berperan signifikan dalam memperkuat kapasitas &#xD;
adaptif Desa Timbang Jaya, meskipun masih memerlukan penguatan struktural &#xD;
untuk mencapai kemandirian sebagai Desa Iklim yang berkelanjutan.</description>
      <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30849</guid>
      <dc:date>2026-04-04T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

