<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection: Teknik Sipil</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/26</link>
    <description>Teknik Sipil</description>
    <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 14:22:42 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-04-28T14:22:42Z</dc:date>
    <item>
      <title>ANALISA PENINGKATAN PERKERASAN PADA RUAS JALAN  SIMPANG RAYA–TIGARAS KABUPATEN SIMALUNGUN   (Studi Kasus)</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30533</link>
      <description>Title: ANALISA PENINGKATAN PERKERASAN PADA RUAS JALAN  SIMPANG RAYA–TIGARAS KABUPATEN SIMALUNGUN   (Studi Kasus)
Authors: FAHRIZA, MUHAMMAD AGUNG
Abstract: Ruas Jalan Simpang Raya–Tigaras Kabupaten Simalungun merupakan jalur &#xD;
strategis yang menunjang mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta &#xD;
sektor pariwisata. Peningkatan volume lalu lintas, khususnya kendaraan berat, &#xD;
menyebabkan penurunan kinerja struktur perkerasan sehingga diperlukan &#xD;
perencanaan peningkatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis &#xD;
kebutuhan peningkatan perkerasan melalui perhitungan tebal lapis tambah (overlay) &#xD;
menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024 agar diperoleh &#xD;
struktur perkerasan yang sesuai dan efisien. Metode penelitian dilakukan melalui &#xD;
survei lapangan dan pengumpulan data primer serta sekunder. Data primer meliputi &#xD;
Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR), kondisi geometrik jalan, data lendutan, dan &#xD;
hasil pengujian DCP, sedangkan data sekunder berupa faktor pertumbuhan lalu &#xD;
lintas dan parameter perencanaan perkerasan. Analisis dilakukan dengan &#xD;
menentukan distribusi arah (DD), distribusi lajur (DL), Vehicle Damage Factor &#xD;
(VDF), serta perhitungan Cumulative Equivalent Single Axle Load (CESAL). &#xD;
Selanjutnya, tebal overlay ditentukan berdasarkan pendekatan mekanistik-empirik &#xD;
sesuai ketentuan MDP 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban lalu lintas &#xD;
kumulatif pada lajur rencana memerlukan penambahan lapisan perkerasan untuk &#xD;
menjaga kinerja struktur selama umur rencana. Tebal overlay yang diperoleh &#xD;
mampu meningkatkan kapasitas struktur dan pelayanan jalan. Penelitian ini &#xD;
menyimpulkan bahwa penerapan metode MDP 2024 efektif digunakan sebagai &#xD;
dasar perencanaan peningkatan perkerasan pada ruas Jalan Simpang Raya–Tigaras &#xD;
guna meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan umur layanan jalan. &#xD;
.</description>
      <pubDate>Mon, 02 Mar 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30533</guid>
      <dc:date>2026-03-02T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>EVALUASI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE IRI  ( INTERNATIONAL ROUGHNES INDEX ) BERBASIS APLIKASI  ROADROID JALAN LINTAS, LABUHAN BATU UTARA</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30501</link>
      <description>Title: EVALUASI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE IRI  ( INTERNATIONAL ROUGHNES INDEX ) BERBASIS APLIKASI  ROADROID JALAN LINTAS, LABUHAN BATU UTARA
Authors: RIKI, HAMID RITONGA
Abstract: Kondisi perkerasan jalan yang mengalami penurunan kinerja akibat beban lalu &#xD;
lintas dan faktor lingkungan memerlukan evaluasi secara terukur untuk menentukan &#xD;
kebutuhan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi &#xD;
kondisi permukaan jalan berdasarkan tingkat ketidakrataan menggunakan &#xD;
parameter International Roughness Index (IRI) dengan memanfaatkan aplikasi &#xD;
Roadroid pada ruas Jalan Lintas Aek Kota Batu dan Simpang Merbau di Kabupaten &#xD;
Labuhan Batu Utara. Metode penelitian dilakukan melalui survei lapangan dengan &#xD;
pengambilan data menggunakan aplikasi Roadroid berbasis smartphone, observasi &#xD;
visual untuk mengidentifikasi jenis kerusakan permukaan jalan, serta pencatatan &#xD;
spesifikasi geometrik jalan (lebar perkerasan, bahu, dan drainase). Data hasil &#xD;
pengukuran kemudian dianalisis untuk menentukan klasifikasi kondisi perkerasan &#xD;
berdasarkan standar penilaian IRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi &#xD;
permukaan jalan pada kedua ruas memiliki tingkat ketidakrataan yang bervariasi &#xD;
dan disertai dengan beberapa jenis kerusakan, seperti retak dan deformasi &#xD;
permukaan, yang mempengaruhi kenyamanan berkendara. Variasi spesifikasi &#xD;
geometrik, khususnya pada bahu dan drainase, turut berpengaruh terhadap &#xD;
perbedaan kondisi antar ruas. Penggunaan aplikasi Roadroid terbukti dapat menjadi &#xD;
metode alternatif yang praktis dan efisien dalam melakukan evaluasi kondisi &#xD;
permukaan jalan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam &#xD;
perencanaan program pemeliharaan jalan guna meningkatkan kinerja perkerasan &#xD;
dan pelayanan jalan.</description>
      <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30501</guid>
      <dc:date>2026-04-17T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>ANALISIS KESELAMATAN LALU LINTAS PADA JALAN PASAR  BENGKEL KEC. PERBAUNGAN (STUDI KASUS)</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30489</link>
      <description>Title: ANALISIS KESELAMATAN LALU LINTAS PADA JALAN PASAR  BENGKEL KEC. PERBAUNGAN (STUDI KASUS)
Authors: M. FATRA, ANGGANA
Abstract: Jalan Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan merupakan bagian dari Jalan Lintas &#xD;
Sumatera yang berfungsi sebagai jalan nasional dengan volume lalu lintas tinggi. &#xD;
Kondisi ini menimbulkan potensi permasalahan keselamatan lalu lintas, terutama &#xD;
tingginya angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik &#xD;
kecelakaan lalu lintas serta faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan &#xD;
pada ruas jalan tersebut. Data penelitian terdiri atas data primer hasil survei &#xD;
lapangan dan data sekunder berupa catatan kecelakaan dari Polres Serdang Bedagai &#xD;
periode 2021–2025. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji jenis &#xD;
korban, waktu kejadian, hari kejadian, kendaraan yang terlibat, serta lokasi rawan &#xD;
kecelakaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode kajian terjadi 99 &#xD;
kasus kecelakaan dengan korban meninggal sebanyak 23 orang, luka berat 5 orang, &#xD;
dan luka ringan 140 orang. Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling &#xD;
dominan terlibat kecelakaan. Pola waktu menunjukkan frekuensi tertinggi pada &#xD;
siang dan malam hari, sedangkan hari dengan angka kejadian terbanyak adalah &#xD;
Jumat, Sabtu, dan Minggu. Lokasi rawan kecelakaan teridentifikasi pada KM 38– &#xD;
43 dengan kondisi jalan rusak, penerangan minim, serta aktivitas masyarakat yang &#xD;
padat. Faktor utama penyebab kecelakaan meliputi perilaku pengemudi, kondisi &#xD;
kendaraan, serta faktor jalan dan lingkungan. Penelitian ini diharapkan menjadi &#xD;
bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam upaya &#xD;
peningkatan keselamatan transportasi.</description>
      <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30489</guid>
      <dc:date>2026-04-17T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>ANALISIS SIMPANG EMPAT DENGAN APILL PADA  SIMPANG GAPERTA KOTA MEDAN  (Studi Kasus)</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29954</link>
      <description>Title: ANALISIS SIMPANG EMPAT DENGAN APILL PADA  SIMPANG GAPERTA KOTA MEDAN  (Studi Kasus)
Authors: MUHAMMAD, ALDI TRIPUTRA
Abstract: Kota Medan sebagai kota metropolitan menghadapi permasalahan &#xD;
kemacetan lalu lintas, salah satunya pada Simpang Gaperta yang &#xD;
dikendalikan dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Penelitian &#xD;
ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tersebut melalui parameter &#xD;
derajat kejenuhan, tundaan, dan panjang antrian berdasarkan Pedoman &#xD;
Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023). Data primer diperoleh melalui &#xD;
survei volume lalu lintas pada jam puncak dan kondisi geometrik simpang. &#xD;
Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat kejenuhan berkisar antara 0,94 &#xD;
hingga 1,1, yang menandakan kapasitas simpang masih memadai. Namun, &#xD;
tundaan rata-rata cukup tinggi, terutama pada pendekat barat (271,6 detik) &#xD;
dan timur (414,7 detik), dengan panjang antrian maksimum 131,4 meter. &#xD;
Kesimpulannya, meskipun tingkat kejenuhan masih rendah, tundaan yang &#xD;
besar menurunkan tingkat pelayanan simpang. Oleh karena itu, diperlukan &#xD;
evaluasi ulang waktu siklus sinyal dan upaya rekayasa lalu lintas untuk &#xD;
meningkatkan kinerja simpang.</description>
      <pubDate>Sat, 13 Sep 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29954</guid>
      <dc:date>2025-09-13T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

