<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection: Teknik Sipil</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/26</link>
    <description>Teknik Sipil</description>
    <pubDate>Wed, 20 May 2026 04:13:08 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-05-20T04:13:08Z</dc:date>
    <item>
      <title>ANALISIS KEMACETAN PADA RUAS JALAN RADEN SALEH KOTA MEDAN</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30990</link>
      <description>Title: ANALISIS KEMACETAN PADA RUAS JALAN RADEN SALEH KOTA MEDAN
Authors: Rizki, Wahyuda
Abstract: Kemacetan adalah kondisi dimana arus lalu lintas yang lewat pada ruas jalan yang &#xD;
ditinjau melebihi kapasitas rencana jalan tersebut yang mengakibatkan kecepatan &#xD;
bebas ruas jalan tersebut mendekati atau mencapai 0 km/jam, sehingga &#xD;
menyebabkan terjadinya antrian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis &#xD;
karakteristik lalu lintas, derajat kejenuhan, dan kecepatan kendaraan pada Ruas &#xD;
Jalan Raden Saleh, Kota Medan. Analisis dilakukan menggunakan Pedoman &#xD;
Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 berdasarkan survei lalu lintas yang &#xD;
dilaksanakan selama satu minggu mulai tanggal 3 November 2025. Hasil penelitian &#xD;
menunjukkan bahwa volume lalu lintas sebesar 5.078 smp/jam dengan nilai &#xD;
hambatan samping 632,2 smp/jam yang termasuk kategori tinggi. Kecepatan arus &#xD;
bebas dasar sebesar 49,59 km/jam dan kapasitas jalan sebesar 5.505,28 smp/jam. &#xD;
Nilai derajat kejenuhan sebesar 0,92 menunjukkan tingkat pelayanan F. Kecepatan &#xD;
waktu tempuh kendaraan masing-masing sebesar 37,13 km/jam untuk sepeda &#xD;
motor, 38,11 km/jam untuk mobil penumpang, dan 28,01 km/jam untuk kendaraan &#xD;
sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Ruas Jalan Raden Saleh berada pada &#xD;
kondisi lalu lintas padat dan memerlukan upaya peningkatan kinerja jalan.</description>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30990</guid>
      <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>ANALISIS FAKTOR UTAMA RISIKO PENYEBAB KECELAKAAN PADA PENGGUNA JALAN MENGGUNAKAN METODE UPPER CONTROL LIMIT (Studi Kasus : Jalan Kapten Sumarsono Medan)</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30983</link>
      <description>Title: ANALISIS FAKTOR UTAMA RISIKO PENYEBAB KECELAKAAN PADA PENGGUNA JALAN MENGGUNAKAN METODE UPPER CONTROL LIMIT (Studi Kasus : Jalan Kapten Sumarsono Medan)
Authors: MAHRUZAR, PRATAMA NST
Abstract: Peningkatan jumlah penduduk di negara berkembang menyebabkan meningkatnya &#xD;
mobilitas masyarakat yang, apabila tidak didukung oleh sarana transportasi yang &#xD;
memadai, dapat menimbulkan permasalahan lalu lintas, termasuk kecelakaan. Ruas &#xD;
Jalan Kapten Sumarsono merupakan kawasan industri dengan volume kendaraan &#xD;
tinggi, khususnya kendaraan berat, sehingga berpotensi meningkatkan risiko &#xD;
kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu kecelakaan dan &#xD;
tingkat keparahan korban kecelakaan serta mengidentifikasi lokasi rawan &#xD;
kecelakaan (black site). Metode yang digunakan adalah Upper Control Limit (UCL) &#xD;
dan Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) dengan menggunakan data dari Polrestabes &#xD;
Medan tahun 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan &#xD;
didominasi terjadi pada malam hari (18.00–24.00 WIB) sebanyak 16 kejadian &#xD;
(35%). Tingkat keparahan korban terdiri dari 7 meninggal dunia, 24 luka berat, dan &#xD;
29 luka ringan. Segmen 1 (km 2–3) teridentifikasi sebagai black site karena nilai &#xD;
AEK melebihi UCL, sedangkan segmen 2 dan 3 masih dalam kondisi terkendali. &#xD;
Hasil ini menunjukkan perlunya peningkatan infrastruktur, penerangan jalan, &#xD;
rambu lalu lintas, serta penegakan hukum untuk menekan angka kecelakaan. &#xD;
Kata kunci: kecelakaan lalu lintas, UCL, AEK, black site.</description>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30983</guid>
      <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>ANALISIS MODEL TARIKAN PERGERAKAN MASYARAKAT KE KAWASAN PERDAGANGAN KOTA TEBING TINGGI (PASAR GAMBIR TEBING TINGGI) (Studi Kasus)</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30972</link>
      <description>Title: ANALISIS MODEL TARIKAN PERGERAKAN MASYARAKAT KE KAWASAN PERDAGANGAN KOTA TEBING TINGGI (PASAR GAMBIR TEBING TINGGI) (Studi Kasus)
Authors: April, Parada Pratama Daulay
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model tarikan perjalanan masyarakat &#xD;
menuju kawasan perdagangan di Kota Tebing Tinggi, mengidentifikasi &#xD;
karakteristik perjalanan pengunjung, serta menentukan faktor-faktor yang &#xD;
memengaruhi keputusan masyarakat untuk berkunjung. Populasi penelitian &#xD;
merupakan seluruh pengunjung yang memasuki kawasan perbelanjaan selama &#xD;
periode observasi dengan total 25.091 orang. Penentuan sampel dilakukan &#xD;
menggunakan rumus Slovin dengan tingkat akurasi 90%, sehingga diperoleh 100 &#xD;
responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda &#xD;
berbantuan SPSS dan perhitungan jumlah perjalanan dengan Microsoft Excel. &#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tarikan perjalanan yang terbentuk &#xD;
adalah Y = 0,684 + 0,290(X1) – 0,122(X2) + 0,531(X4) + 0,387(X6) dengan nilai &#xD;
koefisien determinasi R² = 0,766, yang berarti bahwa 76,6% variasi tarikan &#xD;
perjalanan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel penelitian. Karakteristik &#xD;
pengunjung menunjukkan mayoritas memiliki pendapatan rumah tangga &#xD;
Rp3.000.000–Rp4.000.000, menggunakan angkutan umum, menempuh jarak 10&#xD;
15 km, serta menilai kondisi pasar dan kelengkapan barang cukup memadai. &#xD;
Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tarikan perjalanan adalah &#xD;
pendapatan rumah tangga, moda transportasi, luas pasar, dan kelengkapan barang. &#xD;
Pendapatan, luas pasar, dan kelengkapan barang berpengaruh positif signifikan, &#xD;
sedangkan moda transportasi berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan &#xD;
berkunjung.</description>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30972</guid>
      <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>ANALISA KERUSAKAN LAPIS PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (Studi Kasus)</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30970</link>
      <description>Title: ANALISA KERUSAKAN LAPIS PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (Studi Kasus)
Authors: MUHAMMAD, NIZAR
Abstract: Penurunan kondisi perkerasan jalan merupakan permasalahan infrastruktur yang &#xD;
dapat memengaruhi tingkat kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran arus lalu &#xD;
lintas. Ruas Jalan Lintas Sumatera di Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, &#xD;
Kabupaten Deli Serdang, sebagai jalur penghubung antarwilayah, menunjukkan &#xD;
adanya kerusakan pada lapis permukaan perkerasan lentur di beberapa segmen. &#xD;
Kondisi tersebut menuntut dilakukannya evaluasi secara sistematis guna &#xD;
mengetahui jenis, tingkat keparahan, serta nilai kondisi perkerasan sebagai dasar &#xD;
penentuan tindakan pemeliharaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk &#xD;
mengidentifikasi tipe dan tingkat kerusakan permukaan perkerasan lentur serta &#xD;
menentukan nilai kondisi jalan berdasarkan metode Pavement Condition Index &#xD;
(PCI). Pengumpulan data dilakukan melalui survei visual secara langsung pada &#xD;
ruas jalan sepanjang 3 km yang dibagi menjadi 30 unit segmen dengan panjang &#xD;
masing-masing 100 meter. Data yang diperoleh meliputi jenis kerusakan, tingkat &#xD;
keparahan, dimensi, dan luas kerusakan. Proses analisis dilakukan dengan &#xD;
menghitung nilai kerapatan (density), deduct value (DV), total deduct value &#xD;
(TDV), serta corrected deduct value (CDV), hingga diperoleh nilai PCI pada setiap &#xD;
segmen dan nilai rata-rata kondisi keseluruhan ruas jalan. Hasil penelitian &#xD;
menunjukkan bahwa kerusakan yang dominan terdiri atas retak kulit buaya, retak &#xD;
memanjang/melintang, retak pinggir, lubang, tambalan, sungkur, bergelombang, &#xD;
serta pelepasan butiran dengan variasi tingkat keparahan ringan hingga berat. Total &#xD;
luas kerusakan yang teridentifikasi mencapai 667,00 m². Berdasarkan hasil &#xD;
perhitungan PCI, kondisi perkerasan ruas jalan penelitian berada pada kategori &#xD;
tertentu yang mengindikasikan perlunya tindakan pemeliharaan dan perbaikan &#xD;
sesuai tingkat prioritas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis &#xD;
bagi instansi terkait dalam menyusun strategi pemeliharaan yang efektif dan &#xD;
berkelanjutan guna mempertahankan kinerja serta umur layanan perkerasan jalan.</description>
      <pubDate>Wed, 18 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30970</guid>
      <dc:date>2026-02-18T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

