<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection: Ekonomi Pembangunan</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/23</link>
    <description>Ekonomi Pembangunan</description>
    <pubDate>Sun, 31 May 2026 17:17:22 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-05-31T17:17:22Z</dc:date>
    <item>
      <title>KAJIAN PENGEMBANGAN PERTANIAN BERKELANJUTAN   SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN  MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF EKONOMI HIJAU</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31032</link>
      <description>Title: KAJIAN PENGEMBANGAN PERTANIAN BERKELANJUTAN   SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN  MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF EKONOMI HIJAU
Authors: Wahasdi, Navin
Abstract: Pembangunan sektor pertanian berkelanjutan di wilayah pesisir merupakan &#xD;
tantangan sekaligus peluang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan &#xD;
masyarakat, khususnya di desa-desa maritim yang memiliki keterbatasan sumber &#xD;
daya lahan dan tekanan ekologis yang tinggi. Desa Perlis, Kabupaten Langkat, &#xD;
sebagai desa pesisir dengan karakteristik maritim, menghadapi dinamika &#xD;
pembangunan ekonomi yang kompleks, di mana sebagian besar masyarakat &#xD;
menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perikanan dengan tingkat &#xD;
pendapatan yang relatif fluktuatif. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan &#xD;
pembangunan pertanian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, &#xD;
tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi &#xD;
sebagaimana ditekankan dalam perspektif ekonomi hijau. &#xD;
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan pertanian &#xD;
berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Perlis &#xD;
dalam perspektif ekonomi hijau. Secara khusus, penelitian ini menganalisis &#xD;
kondisi pertanian di wilayah pesisir Desa Perlis, bentuk-bentuk praktik pertanian &#xD;
berkelanjutan yang diterapkan oleh masyarakat, kontribusi pertanian terhadap &#xD;
peningkatan pendapatan masyarakat, serta keterkaitan antara praktik pertanian &#xD;
tersebut dengan prinsip-prinsip ekonomi hijau dan pembangunan ekonomi lokal. &#xD;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif&#xD;
analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam &#xD;
dengan informan kunci yang terdiri dari petani, tokoh masyarakat, aparat desa, &#xD;
dan pihak terkait lainnya, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Analisis &#xD;
iv &#xD;
data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan &#xD;
kesimpulan secara induktif. &#xD;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pertanian &#xD;
berkelanjutan di Desa Perlis telah mulai diterapkan secara sederhana melalui &#xD;
pemanfaatan lahan pesisir, penggunaan input pertanian yang relatif ramah &#xD;
lingkungan, serta pola tanam yang menyesuaikan dengan kondisi alam pesisir. &#xD;
Praktik pertanian tersebut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan &#xD;
masyarakat, meskipun belum optimal akibat keterbatasan modal, teknologi, dan &#xD;
akses pasar. Dalam perspektif ekonomi hijau, pengembangan pertanian &#xD;
berkelanjutan di Desa Perlis berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi lokal &#xD;
yang inklusif dan berwawasan lingkungan, namun masih memerlukan penguatan &#xD;
kebijakan, pendampingan kelembagaan, serta sinergi antara pemerintah desa, &#xD;
masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Penelitian ini menyimpulkan &#xD;
bahwa pertanian berkelanjutan dapat menjadi instrumen strategis pembangunan &#xD;
ekonomi desa maritim apabila dikembangkan secara terintegrasi dengan prinsip &#xD;
ekonomi hijau.</description>
      <pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31032</guid>
      <dc:date>2026-04-11T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>ANALISIS YANG MEMPENGARUHI INDEKS DESA MEMBANGUN (IDM) DI INDONESIA PADA TAHUN 2015-2024</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30912</link>
      <description>Title: ANALISIS YANG MEMPENGARUHI INDEKS DESA MEMBANGUN (IDM) DI INDONESIA PADA TAHUN 2015-2024
Authors: Jessica, Narulita Marbun
Abstract: Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih adanya ketimpangan &#xD;
pembangunan desa di Indonesia yang tercermin dari dominasi status desa &#xD;
berkembang serta masih adanya desa tertinggal dan sangat tertinggal. Meskipun &#xD;
pemerintah telah mengalokasikan berbagai instrumen fiskal seperti Dana Desa &#xD;
(DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Dana Alokasi Khusus (DAK), peningkatan &#xD;
status desa belum merata secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan &#xD;
untuk menganalisis pengaruh Dana Desa, Alokasi Dana Desa, dan Dana Alokasi &#xD;
Khusus terhadap Indeks Desa Membangun (IDM) di Indonesia selama periode &#xD;
2015–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif &#xD;
dengan analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data &#xD;
sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Desa, dan &#xD;
Kementerian Keuangan. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi Dana &#xD;
Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Dana Alokasi Khusus (DAK), &#xD;
sedangkan variabel dependen adalah Indeks Desa Membangun (IDM). Hasil &#xD;
penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Dana Desa, Alokasi Dana Desa, &#xD;
dan Dana Alokasi Khusus berpengaruh terhadap Indeks Desa Membangun di &#xD;
Indonesia. Secara parsial, Dana Desa memiliki pengaruh positif dan signifikan &#xD;
terhadap peningkatan IDM, karena berperan langsung dalam pembangunan &#xD;
infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa. Alokasi Dana Desa juga &#xD;
berpengaruh positif dalam memperkuat kelembagaan dan pelayanan publik desa. &#xD;
Sementara itu, Dana Alokasi Khusus berperan sebagai pendukung pembangunan &#xD;
melalui peningkatan infrastruktur dan layanan dasar di daerah. Penelitian ini &#xD;
menegaskan bahwa kebijakan fiskal desa memiliki peran penting dalam &#xD;
mendorong peningkatan status desa dari tertinggal menjadi berkembang, maju, &#xD;
hingga mandiri. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pengelolaan dana serta &#xD;
peningkatan kapasitas aparatur desa agar pembangunan desa dapat berjalan lebih &#xD;
efektif dan berkelanjutan.</description>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30912</guid>
      <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>REVOLUSI DIGITAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PASAR TENAGA KERJA DI INDONESIA</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30910</link>
      <description>Title: REVOLUSI DIGITAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PASAR TENAGA KERJA DI INDONESIA
Authors: YUWINURUL, SINNA SIREGAR
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi revolusi digital &#xD;
terhadap pasar tenaga kerja di Indonesia, khususnya dalam penyerapan tenaga &#xD;
kerja, perubahan struktur pekerjaan, serta faktor-faktor yang memengaruhi &#xD;
pendapatan pekerja digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif &#xD;
dan kualitatif dengan memanfaatkan data primer melalui survei dan data sekunder &#xD;
dari Badan Pusat Statistik serta sumber terkait lainnya, yang dianalisis secara &#xD;
deskriptif dan ekonometrika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revolusi digital &#xD;
berperan signifikan dalam memperluas kesempatan kerja, terutama melalui sektor &#xD;
berbasis platform seperti e-commerce,transportasi online,travel online, fintech dan &#xD;
industri ekonomi kreatif serta mendorong berkembangnya gig economy sebagai &#xD;
alternatif penyerapan tenaga kerja. Namun demikian, pekerjaan dalam gig &#xD;
economy masih didominasi karakteristik informal dengan tingkat ketidakpastian &#xD;
pendapatan yang tinggi dan minim perlindungan sosial. Oleh karena itu, &#xD;
diperlukan kebijakan yang adaptif untuk meningkatkan kualitas sumber daya &#xD;
manusia, memperluas perlindungan tenaga kerja, serta memperkuat kesiapan &#xD;
tenaga kerja dalam menghadapi transformasi ekonomi digital guna menciptakan &#xD;
pasar tenaga kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.</description>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30910</guid>
      <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PERILAKU GENERASI Z: MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP MODERN MELALUI LIVE STREAMING ENTERTAINMENT DI INDONESIA</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30909</link>
      <description>Title: PERILAKU GENERASI Z: MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP MODERN MELALUI LIVE STREAMING ENTERTAINMENT DI INDONESIA
Authors: PUTRI, AMELIAH NASUTION
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi Generasi Z dalam memanfaatkan live streaming entertainment sebagai bagian dari transformasi kebutuhan hidup dalam konteks ekonomi digital. Studi ini didasarkan pada teori utilitas dan perilaku konsumen yang menjelaskan pergeseran preferensi dari media konvensional menuju platform digital interaktif yang menekankan nilai pengalaman dan interaktivitas. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan data primer dari 100 responden Generasi Z di Indonesia yang diperoleh melalui survei daring menggunakan teknik snowball sampling. Analisis dilakukan melalui regresi linier berganda untuk menguji pengaruh faktor sosio demografi terhadap pengeluaran hiburan digital, serta Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menganalisis pengaruh faktor ekonomi, teknologi, sosial, dan regulasi terhadap minat penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video streaming menjadi bentuk konsumsi dominan, mencerminkan pergeseran hiburan dari kebutuhan sekunder menuju quasi-kebutuhan primer. Secara empiris, pendapatan, durasi pengguna internet, usia, dan jenis kelamin berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran hiburan digital, dengan pendapatan sebagai determinan utama. Hasil SEM-PLS menunjukkan bahwa seluruh konstruk berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan, meskipun nilai koefisien determinasi relatif rendah, yang mengindikasikan kompleksitas perilaku konsumsi digital yang belum sepenuhnya terjelaskan dalam model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaktivitas, aksesibilitas, dan nilai pengalaman menjadi faktor utama dalam pembentukan utilitas dan identitas digital Generasi Z. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian perilaku konsumen dalam ekonomi digital, sementara secara praktis menekankan pentingnya inovasi berbasis pengalaman pengguna dan penguatan regulasi perlindungan data untuk mendukung ekosistem digital yang berkelanjutan.</description>
      <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30909</guid>
      <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

