<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
  <channel>
    <title>DSpace Collection: Magister Akuntansi</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/160</link>
    <description>Magister Akuntansi</description>
    <pubDate>Thu, 07 May 2026 08:50:31 GMT</pubDate>
    <dc:date>2026-05-07T08:50:31Z</dc:date>
    <item>
      <title>PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN DAN SISTEM  PENGUKURAN ANGGARAN TERHADAP AKUNTABILITAS  KINERJA INSTANSI PEMERINTAH MELALUI  IMPLEMENTASI ANGGARAN BERBASIS KINERJA   (Studi Pada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintahan   Kabupaten Aceh Tenggara)</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30740</link>
      <description>Title: PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN DAN SISTEM  PENGUKURAN ANGGARAN TERHADAP AKUNTABILITAS  KINERJA INSTANSI PEMERINTAH MELALUI  IMPLEMENTASI ANGGARAN BERBASIS KINERJA   (Studi Pada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintahan   Kabupaten Aceh Tenggara)
Authors: RAODAH, AURANI
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan anggaran dan &#xD;
sistem pengukuran anggaran terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah &#xD;
melalui implementasi anggaran berbasis kinerja pada Organisasi Perangkat Daerah &#xD;
(OPD) Kabupaten Aceh Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan &#xD;
metode analisis data Partial Least Square (PLS) menggunakan perangkat lunak &#xD;
SmartPLS 4.0. Jumlah kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 99 &#xD;
responden yang merupakan pegawai yang terlibat dalam pengelolaan anggaran pada &#xD;
33 OPD di Kabupaten Aceh Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#xD;
Perencanaan Anggaran tidak berpengaruh terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi &#xD;
Pemerintah, tetapi berpengaruh terhadap Implementasi Anggaran Berbasis Kinerja. &#xD;
Sistem Pengukuran Anggaran tidak berpengaruh terhadap Akuntabilitas Kinerja &#xD;
Instansi Pemerintah, tetapi berpengaruh terhadap Implementasi Anggaran Berbasis &#xD;
Kinerja. Implementasi Anggaran Berbasis Kinerja terbukti berpengaruh terhadap &#xD;
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Selain itu, Implementasi Anggaran &#xD;
Berbasis Kinerja memediasi pengaruh Perencanaan Anggaran dan Sistem Pengukuran &#xD;
Anggaran terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.</description>
      <pubDate>Fri, 06 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30740</guid>
      <dc:date>2026-02-06T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGARUH EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL DAN KOMITMEN  ORGANISASIONAL TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD PENGADAAN  BARANG DAN JASA DENGAN KECERDASAN SPIRITUAL SEBAGAI  VARIABEL MODERATING PADA UPT PUSKESMAS   DINAS KESEHATAN PEMERINTAH   KOTA MEDAN</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30739</link>
      <description>Title: PENGARUH EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL DAN KOMITMEN  ORGANISASIONAL TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD PENGADAAN  BARANG DAN JASA DENGAN KECERDASAN SPIRITUAL SEBAGAI  VARIABEL MODERATING PADA UPT PUSKESMAS   DINAS KESEHATAN PEMERINTAH   KOTA MEDAN
Authors: MARLINA GINTING’S, JULIA
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas pengendalian &#xD;
internal dan komitmen organisasional terhadap pencegahan fraud dalam pengadaan &#xD;
barang dan jasa, dengan kecerdasan spiritual sebagai variabel moderating pada UPT &#xD;
Puskesmas Dinas Kesehatan Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan &#xD;
kuantitatif dengan metode asosiatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran &#xD;
kuesioner kepada 123 responden yang terdiri dari pegawai UPT Puskesmas di &#xD;
bawah Dinas Kesehatan Kota Medan. Analisis data dilakukan menggunakan Partial &#xD;
Least Square (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil penelitian &#xD;
menunjukkan bahwa efektivitas pengendalian internal berpengaruh positif dan &#xD;
signifikan terhadap pencegahan fraud. Komitmen organisasi juga berpengaruh &#xD;
positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud. Selain itu, kecerdasan spiritual &#xD;
terbukti memperkuat hubungan antara efektivitas pengendalian internal dan &#xD;
komitmen organisasional terhadap pencegahan fraud. Temuan ini menegaskan &#xD;
pentingnya aspek spiritual dalam memperkuat integritas dan etika pegawai sektor &#xD;
publik guna mencegah terjadinya kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.</description>
      <pubDate>Fri, 06 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30739</guid>
      <dc:date>2026-02-06T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN  PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP  AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (AKIP)  DENGAN PEMODERASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN  PEMERINTAH (SPIP) STUDI DI PEMERINTAH KOTA BINJAI</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30024</link>
      <description>Title: PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN  PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP  AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (AKIP)  DENGAN PEMODERASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN  PEMERINTAH (SPIP) STUDI DI PEMERINTAH KOTA BINJAI
Authors: P.B. SIANIPAR, GERMAN
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kejelasan sasaran &#xD;
anggaran dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap Akuntabilitas Kinerja &#xD;
Instansi Pemerintah (AKIP) di Pemerintah Kota Binjai dengan Sistem Pengendalian &#xD;
Intern Pemerintah (SPIP) sebagai variabel moderator. Jenis penelitian yang dilakukan &#xD;
adalah menggunakan pendekatan asosiatif. Populasi terdiri dari 28 Organisasi &#xD;
Perangkat Daerah yang berada di Pemerintah Kota Binjai. Seluruh anggota populasi &#xD;
dijadikan sebagai sampel penelitian, yaitu sebanyak 28 OPD Pemerintah Daerah Kota &#xD;
Binjai, sehingga semua anggota populasi dijadikan sampel. Responden setiap &#xD;
Organisasi Perangkat Daerah ada 3 (tiga) orang, yaitu Kepala, Sekretaris dan Kepala &#xD;
Bidang, serta Kasubag Keuangan atau Bendahara dengan jumlah responden sebanyak &#xD;
84 orang. Penelitian ini terdiri dari variabel independen kejelasan sasaran anggaran &#xD;
dan pemanfaatan teknologi informasi dengan variabel dependen akuntabilitas kinerja &#xD;
instansi pemerintah serta sistem pengendalian intern pemerintah sebagai variabel &#xD;
moderator. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan Model Persamaan &#xD;
Struktural (SEM) yang berbasis pada Partial Least Square (PLS), dengan tujuan untuk &#xD;
menjalankan analisis jalur antara variabel laten. Aplikasi yang digunakan untuk &#xD;
analisis adalah perangkat lunak SmartPls versi 3.0 untuk windows. Hasil penelitian &#xD;
menunjukkan bahwa; (1) Kejelasan sasaran anggaran berpengaruh terhadap &#xD;
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Kota Binjai; (2) Pemanfaatan &#xD;
teknologi informasi berpengaruh terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah &#xD;
(AKIP) Kota Binjai; (3) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) tidak mampu &#xD;
memoderasi pengaruh kejelasan sasaran anggaran terhadap akuntabilitas kinerja &#xD;
instansi pemerintah (AKIP) Kota Binjai; (4) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah &#xD;
(SPIP) tidak mampu memoderasi pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap &#xD;
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Kota Binjai.</description>
      <pubDate>Fri, 17 Oct 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30024</guid>
      <dc:date>2025-10-17T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
    <item>
      <title>PENGARUH PENAKSIRAN RESIKO KECURANGAN DAN  PENGALAMAN AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT  DENGAN SKEPTISME PROFESIONAL SEBAGAI   VARIABEL MODERASI PADA KANTOR   AKUNTAN PUBLIK DI KOTA MEDAN</title>
      <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29959</link>
      <description>Title: PENGARUH PENAKSIRAN RESIKO KECURANGAN DAN  PENGALAMAN AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT  DENGAN SKEPTISME PROFESIONAL SEBAGAI   VARIABEL MODERASI PADA KANTOR   AKUNTAN PUBLIK DI KOTA MEDAN
Authors: BR.PANGGABEAN, INGGRIT LARASATI
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penaksiran risiko kecurangan dan &#xD;
pengalaman audit terhadap kualitas audit dengan skeptisme profesional sebagai &#xD;
variabel moderasi pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Kota Medan. Latar belakang &#xD;
penelitian ini didasarkan pada fenomena menurunnya kualitas audit akibat lemahnya &#xD;
penaksiran risiko kecurangan, pengalaman auditor yang terbatas, dan rendahnya &#xD;
tingkat skeptisme profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif &#xD;
dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada &#xD;
auditor yang bekerja di KAP Kota Medan, kemudian dianalisis dengan Structural &#xD;
Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS. Hasil &#xD;
penelitian menunjukkan bahwa penaksiran risiko kecurangan berpengaruh positif dan &#xD;
signifikan terhadap kualitas audit, yang berarti semakin baik auditor menilai risiko &#xD;
kecurangan, semakin baik kualitas audit yang dihasilkan. Pengalaman audit juga &#xD;
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, menunjukkan auditor &#xD;
berpengalaman cenderung menghasilkan audit yang lebih berkualitas. Skeptisme &#xD;
professional terbukti memoderasi secara positif hubungan penaksiran risiko &#xD;
kecurangan dengan kualitas audit, memperkuat pengaruh positif tersebut. Dan &#xD;
skeptisme professional memoderasi secara positif hubungan pengalaman audit dengan &#xD;
kualitas audit, yang berarti bahwa semakin tinggi tingkat skeptisme profesional yang &#xD;
dimiliki auditor, maka semakin kuat hubungan antara pengalaman audit dan kualitas &#xD;
audit yang dihasilkan. Dengan kata lain, skeptisme profesional berperan penting dalam &#xD;
meningkatkan efektivitas pengalaman auditor dalam menjalankan prosedur audit &#xD;
secara lebih teliti, kritis, dan objektif. Temuan ini menegaskan bahwa untuk mencapai &#xD;
kualitas audit yang optimal, tidak hanya dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman &#xD;
teknis, tetapi juga sikap profesional yang mencerminkan kehati-hatian dan keraguan &#xD;
profesional yang sehat dalam menghadapi bukti audit.</description>
      <pubDate>Sat, 27 Sep 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
      <guid isPermaLink="false">http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29959</guid>
      <dc:date>2025-09-27T00:00:00Z</dc:date>
    </item>
  </channel>
</rss>

