<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <channel rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/27">
    <title>DSpace Collection: Teknik Elektro</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/27</link>
    <description>Teknik Elektro</description>
    <items>
      <rdf:Seq>
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30602" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30530" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30297" />
        <rdf:li rdf:resource="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29852" />
      </rdf:Seq>
    </items>
    <dc:date>2026-05-01T05:45:20Z</dc:date>
  </channel>
  <item rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30602">
    <title>RANCANG BANGUN PROTOTYPE PINTU SALURAN IRIGASI SAWAH  OTOMATIS DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR PENDISTRIBUSIAN  DEBIT AIR BERBASIS MIKROKONTROLLER</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30602</link>
    <description>Title: RANCANG BANGUN PROTOTYPE PINTU SALURAN IRIGASI SAWAH  OTOMATIS DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR PENDISTRIBUSIAN  DEBIT AIR BERBASIS MIKROKONTROLLER
Authors: MIRZA, MUHAMMAD WAHYU
Abstract: Sistem pengairan sawah berkembang dari metode manual menjadi otomatis berbasis &#xD;
teknologi. Penelitian ini merancang prototipe pengairan sawah berbasis IoT yang &#xD;
memungkinkan petani memonitor dan mengontrol ketinggian air secara jarak jauh &#xD;
melalui smartphone. Sistem menggunakan NodeMCU dan sensor ultrasonik untuk &#xD;
mendeteksi ketinggian air, serta motor servo untuk mengatur pengisian dan &#xD;
pengurangan air. Hasil pengujian menunjukkan akurasi pembacaan ketinggian air &#xD;
mencapai rata-rata 96% saat penambahan dan 89% saat pengurangan.Selain itu, &#xD;
pengukuran debit air pada saluran irigasi dapat dilakukan menggunakan bangunan ukur &#xD;
ambang tajam. Prototipe saluran irigasi skala laboratorium yang dirancang &#xD;
menunjukkan kinerja baik dengan tingkat akurasi tinggi (R² = 0,999) dalam &#xD;
pengukuran debit, serta koefisien kalibrasi yang mendekati nilai teoritis.Permasalahan &#xD;
kelebihan air pada musim hujan juga diatasi dengan pengembangan pintu air otomatis &#xD;
berbasis Arduino. Sistem ini memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mendeteksi &#xD;
ketinggian air dan mengontrol bukaan pintu air secara otomatis menggunakan motor &#xD;
servo. Dengan demikian, sistem ini mampu mengatur aliran air secara efektif dan &#xD;
mengurangi risiko genangan akibat perubahan kondisi air.</description>
    <dc:date>2026-04-22T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30530">
    <title>ANALISIS GANGGUAN PADA MOTOR FFB (FRESH  FRUITS BUNCH) BERKAPASITAS 18,5 KW DENGAN   RANGKAIAN STAR DELTA   (STUDI KASUS : PMKS SUPRA MATRA ABADI ( SMA ) AEK  NABARA SELATAN)</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30530</link>
    <description>Title: ANALISIS GANGGUAN PADA MOTOR FFB (FRESH  FRUITS BUNCH) BERKAPASITAS 18,5 KW DENGAN   RANGKAIAN STAR DELTA   (STUDI KASUS : PMKS SUPRA MATRA ABADI ( SMA ) AEK  NABARA SELATAN)
Authors: AL BIRRA, IRSYAD
Abstract: Motor induksi tiga fasa banyak digunakan pada industri karena memiliki &#xD;
konstruksi sederhana, efisiensi tinggi, serta perawatan yang relatif mudah. &#xD;
Namun, salah satu permasalahan utama pada motor induksi adalah tingginya arus &#xD;
starting yang dapat menyebabkan gangguan operasional, terutama pada motor &#xD;
dengan beban besar seperti motor penggerak conveyor Fresh Fruit Bunch (FFB). &#xD;
Untuk mengurangi arus awal tersebut, digunakan metode starting star-delta, &#xD;
meskipun metode ini memiliki keterbatasan pada torsi awal motor.Penelitian ini &#xD;
bertujuan untuk menganalisis gangguan yang terjadi pada motor induksi tiga fasa &#xD;
penggerak conveyor FFB berkapasitas 18,5 kW dengan rangkaian star-delta, &#xD;
khususnya gangguan yang muncul saat starting dan saat motor beroperasi &#xD;
normal.Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, &#xD;
pengukuran parameter listrik motor pada kondisi starting dan running, serta &#xD;
analisis beban dan sistem proteksi motor. Data hasil pengukuran dibandingkan &#xD;
dengan nilai nominal motor dan kajian teoritis untuk mengetahui penyebab &#xD;
gangguan yang terjadi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi beban &#xD;
normal sebesar 500–666 kg, motor bekerja stabil dengan arus rata-rata sekitar 34 &#xD;
A. Namun, ketika beban meningkat hingga 698 kg, arus motor naik hingga 58 A &#xD;
sehingga sistem proteksi bekerja dan menyebabkan motor mengalami trip. &#xD;
Gangguan ini disebabkan oleh kelebihan beban mekanis pada conveyor, bukan &#xD;
oleh penurunan tegangan suplai.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa &#xD;
gangguan utama pada motor conveyor FFB disebabkan oleh beban berlebih yang &#xD;
menyebabkan kenaikan arus melebihi batas aman. Metode starting star-delta &#xD;
mampu menurunkan arus awal, tetapi kurang optimal untuk beban berat. Oleh &#xD;
karena itu, diperlukan pengendalian beban yang lebih baik serta evaluasi sistem &#xD;
starting dan proteksi agar motor dapat beroperasi secara andal dan berkelanjutan.</description>
    <dc:date>2026-03-06T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30297">
    <title>Perancangan  Alat Pengering Body Motor Menggunakan Sensor Suhu DHT 22</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30297</link>
    <description>Title: Perancangan  Alat Pengering Body Motor Menggunakan Sensor Suhu DHT 22
Authors: Hakim, Ikhwanul
Abstract: Proses pengeringan body motor secara konvensional menggunakan sinar &#xD;
matahari memiliki keterbatasan berupa ketergantungan kondisi lingkungan, waktu &#xD;
pengeringan yang tidak konsisten, serta potensi kontaminasi debu yang dapat &#xD;
memengaruhi kualitas hasil pengecatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang &#xD;
dan menguji alat pengering body motor otomatis berbasis pengendalian suhu &#xD;
sebagai alternatif metode pengeringan yang lebih terkontrol. Sistem dirancang &#xD;
menggunakan mikrokontroler Arduino Uno, sensor suhu DHT22 sebagai &#xD;
pendeteksi suhu ruang pengering, elemen pemanas sebagai sumber panas, serta &#xD;
blower sebagai sistem sirkulasi udara. Pengujian dilakukan dengan mengamati &#xD;
kenaikan suhu ruang pengering dari suhu awal 31–32 °C hingga setpoint 50 °C serta &#xD;
kestabilan suhu selama proses pengeringan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa &#xD;
suhu setpoint 50 °C dapat dicapai dalam waktu 9 menit 50 detik dan dipertahankan &#xD;
secara stabil selama durasi pengeringan. Selain itu, hasil pengujian proses &#xD;
pengeringan menunjukkan bahwa pada suhu pengeringan yang sama, cat semprot &#xD;
memiliki waktu pengeringan lebih singkat dibandingkan cat kuas. Berdasarkan &#xD;
hasil pengujian tersebut, alat pengering body motor otomatis mampu menyediakan &#xD;
kondisi suhu yang terkontrol dan stabil untuk mendukung proses pengeringan body &#xD;
motor.</description>
    <dc:date>2026-01-29T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
  <item rdf:about="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29852">
    <title>ANALISIS SISTEM SAFETY DEVICE OVER SPEED PADA AUXILIARY  ENGINE TERHADAP PEMBEBANAN LISTRIK DI KAPAL TANKER</title>
    <link>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/29852</link>
    <description>Title: ANALISIS SISTEM SAFETY DEVICE OVER SPEED PADA AUXILIARY  ENGINE TERHADAP PEMBEBANAN LISTRIK DI KAPAL TANKER
Authors: AFIDAL, FARHAN
Abstract: Auxiliary engine merupakan mesin bantu yang berfungsi sebagai penyedia tenaga &#xD;
listrik bagi berbagai sistem penting di kapal, termasuk navigasi, komunikasi, dan peralatan &#xD;
pendukung lainnya. Salah satu permasalahan yang sering muncul adalah terjadinya overspeed &#xD;
pada mesin, yang berpotensi menimbulkan kerusakan serius serta gangguan terhadap sistem &#xD;
kelistrikan kapal. Oleh karena itu, diperlukan sistem safety device overspeed yang mampu &#xD;
bekerja secara andal untuk menjaga kestabilan operasional. Penelitian ini dilakukan di PT &#xD;
Waruna Shipyard dengan tujuan menganalisis kinerja sistem safety device overspeed pada &#xD;
auxiliary engine serta dampaknya terhadap pembebanan listrik di kapal tanker. Metode &#xD;
penelitian mencakup pengumpulan data operasional mesin, perhitungan beban listrik, serta &#xD;
evaluasi faktor-faktor keandalan seperti load factor, power factor, voltage regulation, dan &#xD;
availability. Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui simulasi perhitungan &#xD;
daya, efisiensi generator, serta distribusi beban, dan diperkuat dengan pendekatan kualitatif &#xD;
berupa studi lapangan terhadap pola kerja safety device. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#xD;
sistem safety device overspeed memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas distribusi &#xD;
daya dan mencegah risiko kerusakan mesin akibat kecepatan berlebih. Temuan penelitian &#xD;
menegaskan bahwa optimalisasi safety device overspeed dapat meningkatkan efisiensi &#xD;
pembebanan listrik, meminimalkan risiko gangguan operasional, serta mendukung &#xD;
keselamatan dan keberlanjutan operasional kapal tanker. Selain itu, penelitian ini juga &#xD;
menunjukkan bahwa generator bekerja paling efisien pada pembebanan 70–80% dari &#xD;
kapasitas penuh, sedangkan pembebanan terlalu rendah dapat menurunkan efisiensi secara &#xD;
signifikan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penerapan perawatan berkala &#xD;
dan monitoring digital berbasis sensor untuk meningkatkan akurasi deteksi overspeed serta &#xD;
memaksimalkan efisiensi penggunaan bahan bakar. Dengan demikian, hasil penelitian ini &#xD;
diharapkan dapat menjadi acuan praktis dalam manajemen operasi auxiliary engine di kapal &#xD;
tanker.</description>
    <dc:date>2025-10-04T00:00:00Z</dc:date>
  </item>
</rdf:RDF>

