<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Primary Teacher Education</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/44" rel="alternate"/>
<subtitle>Pendidikan Guru Sekolah Dasar</subtitle>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/44</id>
<updated>2026-10-27T14:31:09Z</updated>
<dc:date>2026-10-27T14:31:09Z</dc:date>
<entry>
<title>PENGARUH METODE QUESTION STUDENT HAVE (QSH)  TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR IPAS SISWA  KELAS IV SD SWASTA BINA SATRIA MULIA</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/32468" rel="alternate"/>
<author>
<name>DESSY, TRIANA</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/32468</id>
<updated>2026-10-26T12:52:58Z</updated>
<published>2026-08-31T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH METODE QUESTION STUDENT HAVE (QSH)  TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR IPAS SISWA  KELAS IV SD SWASTA BINA SATRIA MULIA
DESSY, TRIANA
Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas belajar IPAS siswa kelas IV SD &#13;
Swasta Bina Satria Mulia sebelum dan sesudah pembelajaran dengan model &#13;
Question Student Have (QSH). Penelitian menggunakan desain praeksperimen satu &#13;
kelompok dengan pengukuran sebelum dan sesudah pada 27 siswa. Berdasarkan 27 &#13;
pasangan skor pada sheet “Nilai”, rata-rata sebelum penerapan QSH adalah 69,15 &#13;
(SD = 10,12) dan sesudah penerapan 88,30 (SD = 5,66). Rata-rata kenaikan sebesar &#13;
19,15 poin (95% CI 15,03–23,27). Selisih berpasangan memenuhi pemeriksaan &#13;
normalitas Shapiro–Wilk (p = 0,315); uji t berpasangan menunjukkan perbedaan &#13;
bermakna, t(26) = 9,55; p &lt; 0,001. Sebanyak 26 siswa meningkat dan satu siswa &#13;
tetap. Hasil menunjukkan kenaikan skor setelah penerapan QSH dalam kelompok &#13;
yang diteliti. Karena tidak ada kelompok kontrol, perubahan ini belum dapat &#13;
diatribusikan secara eksklusif kepada model QSH. Skor pada sheet “Nilai” belum &#13;
cocok dengan hasil penjumlahan lembar skor per butir; satu skor per butir juga &#13;
berada di luar skala. Rekap validasi ahli dalam naskah menunjukkan 78/80 &#13;
(97,50%), tetapi lembar penilaian bertanda dan pengesahan validator perlu &#13;
dicocokkan sebelum validitas isi dinyatakan telah terverifikasi.
</summary>
<dc:date>2026-08-31T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENERAPAN METODE SMALL GROUP DISCUSSION DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV SD AMANAH-I MEDAN</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/32454" rel="alternate"/>
<author>
<name>SITI, KHALIZAH LUBIS</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/32454</id>
<updated>2026-10-26T08:30:33Z</updated>
<published>2026-08-31T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENERAPAN METODE SMALL GROUP DISCUSSION DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV SD AMANAH-I MEDAN
SITI, KHALIZAH LUBIS
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas IV SD&#13;
Amanah I Medan melalui penerapan metode Small Group Discussion. Penelitian&#13;
dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa dalam proses pembelajaran,&#13;
yang ditunjukkan dengan kurangnya keberanian mengemukakan pendapat,&#13;
rendahnya partisipasi dalam diskusi, serta kurang berkembangnya kemampuan&#13;
siswa dalam menghasilkan ide-ide kreatif. Penelitian ini merupakan Penelitian&#13;
Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan&#13;
perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian&#13;
adalah 20 siswa kelas IV SD Amanah I Medan. Teknik pengumpulan data&#13;
menggunakan observasi, angket kreativitas, dan tes hasil belajar. Data dianalisis&#13;
secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Small Group&#13;
Discussion dapat meningkatkan kreativitas siswa. Nilai rata-rata kreativitas siswa&#13;
meningkat dari 61,50 pada prasiklus menjadi 75,25 pada Siklus I, kemudian&#13;
meningkat lagi menjadi 88,50 pada Siklus II. Selain itu, aktivitas guru, aktivitas&#13;
siswa, dan hasil belajar juga mengalami peningkatan pada setiap siklus.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode Small Group&#13;
Discussion efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas IV SD Amanah I&#13;
Medan serta menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada&#13;
siswa.
</summary>
<dc:date>2026-08-31T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH MEDIA SPIN WHELL TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V DI SDN 104202 BANDAR SETIA</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/32102" rel="alternate"/>
<author>
<name>SHERA, AGIL LAYSYAH</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/32102</id>
<updated>2026-10-06T09:06:00Z</updated>
<published>2026-08-10T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH MEDIA SPIN WHELL TERHADAP PEMAHAMAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V DI SDN 104202 BANDAR SETIA
SHERA, AGIL LAYSYAH
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan proses IPAS siswa&#13;
dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran yang masih berpusat pada&#13;
guru serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik&#13;
menyebabkan siswa kurang aktif dalam kegiatan belajar. Oleh karena itu,&#13;
diperlukan media pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan proses&#13;
IPAS siswa, salah satunya melalui media permainan dadu. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui Pengaruh Media Spin Wheell terhadap Pemahaman Siswa Pada&#13;
Pembelajaran IPAS Kelas V SDN 104202 Bandar Setia. Penelitian ini&#13;
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen.&#13;
diketahui bahwa jumlah siswa pada kelas kontrol sebanyak 23 orang yang&#13;
mengikuti pretest dan posttest. Hasil pretest menunjukkan bahwa nilai tertinggi&#13;
yang diperoleh siswa adalah 90, sedangkan nilai terendah adalah 20. Nilai ratarata pretest sebesar 49 dengan standar deviasi 20. Hasil tersebut menunjukkan&#13;
bahwa tingkat pemahaman awal siswa terhadap materi IPAS masih relatif rendah&#13;
serta terdapat variasi kemampuan yang cukup besar antarsiswa.Setelah mengikuti&#13;
pembelajaran menggunakan metode konvensional, hasil posttest menunjukkan&#13;
adanya peningkatan pemahaman siswa. Nilai tertinggi meningkat menjadi 100,&#13;
sedangkan nilai terendah menjadi 50. Nilai rata-rata juga meningkat dari 49 pada&#13;
pretest menjadi 75 pada posttest. Peningkatan rata-rata ini menunjukkan bahwa&#13;
pembelajaran yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap&#13;
materi IPAS. Selain itu, standar deviasi mengalami penurunan dari 20 menjadi 13,&#13;
yang menunjukkan bahwa penyebaran nilai siswa pada posttest lebih homogen&#13;
dibandingkan saat pretest. Hal ini mengindikasikan bahwa perbedaan tingkat&#13;
pemahaman antarsiswa semakin kecil setelah mengikuti pembelajaran.&#13;
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan&#13;
penggunaan Media Spin Wheell terhadap Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran&#13;
IPAS Kelas V SDN 104202 Bandar Setia.
</summary>
<dc:date>2026-08-10T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH PERMAINAN DADU TERHADAP KETERAMPILAN PROSES PADA PEMBELAJARAN IPAS SISWA KELAS II SD SWASTA ANNYSA</title>
<link href="http://localhost:8080/handle/123456789/32099" rel="alternate"/>
<author>
<name>WIRA, ARDIYANTI</name>
</author>
<id>http://localhost:8080/handle/123456789/32099</id>
<updated>2026-10-06T08:50:45Z</updated>
<published>2026-08-10T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH PERMAINAN DADU TERHADAP KETERAMPILAN PROSES PADA PEMBELAJARAN IPAS SISWA KELAS II SD SWASTA ANNYSA
WIRA, ARDIYANTI
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan proses siswa dalam&#13;
proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran yang masih berpusat pada guru&#13;
serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik menyebabkan&#13;
siswa kurang aktif dalam kegiatan belajar. Oleh karena itu, diperlukan media&#13;
pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan proses siswa, salah satunya&#13;
melalui media permainan dadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
pengaruh media permainan dadu terhadap keterampilan proses pada siswa kelas II&#13;
SD Swasta Annysa.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian&#13;
eksperimen. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang&#13;
berjumlah 24 siswa dan kelas kontrol yang berjumlah 17 siswa. Teknik&#13;
pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterampilan proses.Teknik&#13;
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas ahli (expert&#13;
judgment) dan uji hipotesis menggunakan uji t.&#13;
Hasil uji validitas ahli menunjukkan bahwa media permainan dadu dan instrumen&#13;
lembar observasi dinyatakan layak digunakan dalam penelitian dengan kategori&#13;
sangat valid berdasarkan penilaian validator. Selanjutnya, hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa keterampilan proses siswa pada kelas eksperimen mengalami&#13;
peningkatan setelah menggunakan media permainan dadu. Nilai rata-rata pretest&#13;
pada kelas eksperimen sebesar 53,10 meningkat menjadi 86,21 pada posttest,&#13;
sedangkan pada kelas kontrol nilai rata-rata meningkat dari 54,24 menjadi 75,30.&#13;
Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji t, diperoleh nilai signifikansi&#13;
(Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 &lt; 0,05, sehingga Ha diterima dan H₀ ditolak.&#13;
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan&#13;
penggunaan media permainan dadu terhadap keterampilan proses IPAS pada&#13;
siswa kelas II SD Swasta Annysa.
</summary>
<dc:date>2026-08-10T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
