<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection: Ilmu Administrasi Negara</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/36" />
  <subtitle>Ilmu Administrasi Negara</subtitle>
  <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/36</id>
  <updated>2026-06-10T00:00:32Z</updated>
  <dc:date>2026-06-10T00:00:32Z</dc:date>
  <entry>
    <title>IMPLEMENTASI QANUN NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG  PENGELOLAAN PERSAMPAHAN DI KAMPUNG BLANG  KOLAK II KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH  TENGAH</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31646" />
    <author>
      <name>RANGKUTI, FAHRANI WILDANI</name>
    </author>
    <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31646</id>
    <updated>2026-06-09T07:34:00Z</updated>
    <published>2026-04-06T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: IMPLEMENTASI QANUN NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG  PENGELOLAAN PERSAMPAHAN DI KAMPUNG BLANG  KOLAK II KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH  TENGAH
Authors: RANGKUTI, FAHRANI WILDANI
Abstract: Implementasi Qanun Kabupaten Aceh Tengah Nomor 1 Tahun 2018 &#xD;
tentang pengelolaan persampahan di Kampung Blang Kolak II Kecamatan &#xD;
Bebesen Kabupaten Aceh Tengah, menjadi fokus dalam penelitian ini. Penelitian &#xD;
ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik &#xD;
wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teori &#xD;
implementasi kebijakan George Edward III yang meliputi komunikasi, sumber &#xD;
daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#xD;
implementasi kebijakan telah dilaksanakan, namun belum optimal. Hal ini terlihat &#xD;
dari komunikasi yang belum merata, keterbatasan sumber daya, rendahnya &#xD;
kesadaran masyarakat, serta koordinasi dan pengawasan yang belum maksimal. &#xD;
Oleh karena itu, diperlukan peningkatan upaya dari pemerintah dan partisipasi &#xD;
masyarakat agar pengelolaan persampahan dapat berjalan lebih efektif.</summary>
    <dc:date>2026-04-06T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DI SERDANG BEDAGAI</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31622" />
    <author>
      <name>ERISKA, SUMITA</name>
    </author>
    <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31622</id>
    <updated>2026-06-09T04:36:09Z</updated>
    <published>2025-08-28T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DI SERDANG BEDAGAI
Authors: ERISKA, SUMITA
Abstract: Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Serdang Bedagai Nomor 10 Tahun 2013 &#xD;
tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menegaskan larangan merokok di fasilitas &#xD;
yang sudah diatur dalam Perda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#xD;
efektivitas implementasi Perda KTR di Kabupaten Serdang Bedagai dan &#xD;
menganalisis faktor pendukung dan penghambat berjalannya implementasi perda &#xD;
KTR di Kabupaten Serdang Bedagai. Metode penelitian yang digunakan adalah &#xD;
deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan suatu &#xD;
fenomena atau keadaan secara mendalam. Teknik pengumpulan data secara &#xD;
primer dan sekunder. Informan penelitian terdiri dari 4 orang, yaitu 1 orang &#xD;
petugas Dinas Kesehatan, 2 orang Guru, dan 1 orang petugas di puskesmas Desa &#xD;
Payabagas, Kabupaten Serdang Bedagai menunjukkan bahwa implementasi Perda &#xD;
KTR di Kabupaten Serdang Bedagai sudah cukup efektif namun belum optimal &#xD;
sepenuhnya. Hal ini terlihat dari masih banyaknya perokok yang merokok di &#xD;
dalam Kawasan Tanpa Rokok yang sudah ditetapkan, kurangnya kesadaran &#xD;
masyarakat terhadap Perda KTR, dan lemahnya penegakan hukum. Faktor-faktor &#xD;
yang memengaruhi efektivitas implementasi Perda KTR di Kabupaten Serdang &#xD;
Bedagai adalah Kurangnya kesadaran masyarakat, Lemahnya penegakan hukum, &#xD;
Petugas Dinas Kesehatan masih belum tegas dalam menegakkan Perda KTR, dan &#xD;
Kurangnya sarana dan prasarana. Dengan melakukan upaya-upaya tersebut, &#xD;
diharapkan implementasi Perda KTR di  Kabupaten Serdang Bedagai dapat lebih &#xD;
efektif dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi semua &#xD;
penumpang.</summary>
    <dc:date>2025-08-28T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>EFEKTIVITAS PROGRAM ASAHAN GO WISATA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN ASAHAN</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31620" />
    <author>
      <name>MUHAMMAD, SAHRIZA AMRI</name>
    </author>
    <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31620</id>
    <updated>2026-06-09T04:31:43Z</updated>
    <published>2026-04-09T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: EFEKTIVITAS PROGRAM ASAHAN GO WISATA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN ASAHAN
Authors: MUHAMMAD, SAHRIZA AMRI
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Asahan Go Wisata &#xD;
dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Asahan. Program ini &#xD;
merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata &#xD;
melalui promosi destinasi, peningkatan fasilitas, dan pemberdayaan masyarakat &#xD;
lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik &#xD;
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan &#xD;
penelitian terdiri dari pihak dinas, pengunjung, dan pekerja di lokasi wisata. Hasil &#xD;
penelitian menunjukkan bahwa program ini sudah efektif, ditandai dengan &#xD;
meningkatnya jumlah wisatawan, berkembangnya destinasi wisata, serta &#xD;
meningkatnya pendapatan masyarakat. Program ini juga membuka peluang usaha &#xD;
dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata. Namun, masih &#xD;
terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas, aksesibilitas yang belum optimal, &#xD;
dan promosi yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan &#xD;
program secara berkelanjutan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih &#xD;
luas oleh masyarakat.</summary>
    <dc:date>2026-04-09T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO 1 TAHUN 2021 TENTANG RTRW DALAM PENATAAN JARINGAN KABEL LISTRIK DI KECAMATAN DELI TUA</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31618" />
    <author>
      <name>RAIHAN, ZAHRON TAMBUNAN</name>
    </author>
    <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/31618</id>
    <updated>2026-06-09T04:28:19Z</updated>
    <published>2026-04-18T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO 1 TAHUN 2021 TENTANG RTRW DALAM PENATAAN JARINGAN KABEL LISTRIK DI KECAMATAN DELI TUA
Authors: RAIHAN, ZAHRON TAMBUNAN
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Peraturan Daerah &#xD;
Nomor 1 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dalam &#xD;
penataan jaringan kabel listrik di Kecamatan Deli Tua. Permasalahan kabel listrik &#xD;
yang tidak tertata menimbulkan risiko keselamatan serta mengganggu estetika &#xD;
ruang wilayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan &#xD;
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan &#xD;
dokumentasi dengan narasumber dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, pihak &#xD;
PLN, serta masyarakat. Analisis penelitian menggunakan teori implementasi &#xD;
kebijakan Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan &#xD;
struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan &#xD;
telah berjalan, khususnya melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN. &#xD;
Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, &#xD;
komunikasi yang belum optimal kepada masyarakat, serta kendala teknis pada &#xD;
jaringan yang sudah terpasang sebelumnya.Dengan demikian, implementasi &#xD;
kebijakan belum berjalan secara optimal dan masih memerlukan peningkatan dalam &#xD;
aspek koordinasi, sumber daya, serta sosialisasi kepada masyarakat.</summary>
    <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

