<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>DSpace Collection: Ilmu Administrasi Negara</title>
  <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/36" />
  <subtitle>Ilmu Administrasi Negara</subtitle>
  <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/36</id>
  <updated>2026-05-15T06:00:08Z</updated>
  <dc:date>2026-05-15T06:00:08Z</dc:date>
  <entry>
    <title>IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10 TAHUN 2021 TENTANG PENGATURAN OPERASIONAL TRUK BERMUATAN BERAT DI KOTA MEDAN</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30933" />
    <author>
      <name>SALSYAFANYA, SANDI</name>
    </author>
    <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30933</id>
    <updated>2026-05-13T03:50:38Z</updated>
    <published>2026-04-09T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10 TAHUN 2021 TENTANG PENGATURAN OPERASIONAL TRUK BERMUATAN BERAT DI KOTA MEDAN
Authors: SALSYAFANYA, SANDI
Abstract: Kota Medan sebagai pusat aktivitas ekonomi dan logistik regional &#xD;
menghadapi permasalahan serius akibat operasional truk bermuatan berat yang &#xD;
melampaui kapasitas infrastruktur jalan dan mengancam keselamatan publik. &#xD;
Sebagai respons, Pemerintah Kota Medan menerbitkan Peraturan Daerah Nomor &#xD;
10 Tahun 2021 yang membatasi jam operasional truk bertonase tiga ton atau &#xD;
lebih, yakni hanya diizinkan beroperasi pada pukul 00.00 hingga 05.00 WIB. &#xD;
Namun demikian, pelanggaran di lapangan masih kerap ditemukan, sehingga &#xD;
menimbulkan kesenjangan antara ketentuan hukum dan realitas implementasinya. &#xD;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Daerah Kota &#xD;
Medan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pengaturan Operasional Truk Bermuatan &#xD;
Berat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik &#xD;
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan &#xD;
dokumentasi terhadap narasumber dari Dinas Perhubungan Kota Medan, &#xD;
pengemudi truk, dan warga terdampak. Analisis data dilakukan menggunakan &#xD;
model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang mencakup enam &#xD;
variabel, yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik badan &#xD;
pelaksana, komunikasi antarorganisasi, disposisi implementor, serta kondisi &#xD;
sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi &#xD;
kebijakan ini belum berjalan secara optimal. Dari enam variabel yang dianalisis, &#xD;
hanya variabel karakteristik badan pelaksana yang mencapai tingkat optimalitas &#xD;
penuh, sementara lima variabel lainnya masih menghadapi berbagai hambatan, &#xD;
meliputi keterbatasan personel dan infrastruktur pendukung, sosialisasi yang &#xD;
belum merata, komunikasi sepihak dengan komunitas pengemudi, disposisi &#xD;
ambivalen dari pelaku usaha, serta resistensi ekonomi dan tekanan politik yang &#xD;
melemahkan konsistensi penegakan kebijakan.</summary>
    <dc:date>2026-04-09T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI BIDANG KELUARGA BERENCANA DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BATU BARA</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30892" />
    <author>
      <name>ERINA, SYAFITRI SWASTI</name>
    </author>
    <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30892</id>
    <updated>2026-05-13T00:39:17Z</updated>
    <published>2026-04-18T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI BIDANG KELUARGA BERENCANA DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BATU BARA
Authors: ERINA, SYAFITRI SWASTI
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan tugas pokok &#xD;
dan fungsi Bidang Keluarga Berencana pada Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara &#xD;
sesuai Peraturan Bupati Batu Bara Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 3. Fokus penelitian &#xD;
mencakup empat indikator utama, yaitu pelaksana kebijakan, sumber daya &#xD;
kebijakan, struktur dan mekanisme organisasi, serta lingkungan kebijakan. &#xD;
Penelitian dilatarbelakangi oleh masih adanya kesenjangan antara ketentuan &#xD;
kebijakan dengan pelaksanaan di lapangan, terutama terkait koordinasi pelaksana, &#xD;
keterjangkauan pelayanan, dan partisipasi masyarakat dalam program keluarga &#xD;
berencana. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik &#xD;
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap &#xD;
narasumber yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan melalui reduksi &#xD;
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori &#xD;
implementasi kebijakan, yang menekankan bahwa keberhasilan implementasi &#xD;
dipengaruhi oleh pelaksana, sumber daya, struktur organisasi, dan lingkungan &#xD;
kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah &#xD;
berjalan cukup baik. Aparatur pelaksana memahami tugas sesuai pembagian kerja &#xD;
organisasi dan menjalankan program berdasarkan ketentuan yang berlaku. Sarana &#xD;
pelayanan dasar serta alat kontrasepsi tersedia, meskipun fasilitas operasional &#xD;
masih terbatas pada kondisi tertentu. Koordinasi antarbidang, puskesmas, dan &#xD;
pemerintah desa berlangsung rutin melalui pelaporan berbasis aplikasi New SIGA. &#xD;
Dukungan pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama &#xD;
turut memperkuat penerimaan masyarakat terhadap program keluarga berencana. &#xD;
Keberhasilan implementasi kebijakan dipengaruhi oleh koordinasi pelaksana, &#xD;
kecukupan sumber daya, kejelasan mekanisme organisasi, dan dukungan &#xD;
lingkungan sosial.</summary>
    <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELESTARIAN   CAGAR BUDAYA DI KABUPATEN DELI SERDANG</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30891" />
    <author>
      <name>YOFA, RASIKA PANE</name>
    </author>
    <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30891</id>
    <updated>2026-05-13T00:36:55Z</updated>
    <published>2026-04-09T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELESTARIAN   CAGAR BUDAYA DI KABUPATEN DELI SERDANG
Authors: YOFA, RASIKA PANE
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan &#xD;
pelestarian cagar budaya di Kabupaten Deli Serdang, khususnya yang berkaitan &#xD;
dengan penerapan Pasal 7 Peraturan Daerah Kabupaten Deli Serdang Nomor 3 &#xD;
Tahun 2023 tentang pelestarian kebudayaan daerah melalui integrasi mata &#xD;
pelajaran kebudayaan daerah dalam kurikulum pendidikan formal. Pelestarian &#xD;
cagar budaya merupakan upaya penting dalam menjaga identitas dan warisan &#xD;
budaya daerah agar tetap dikenal dan dipahami oleh generasi muda. Namun dalam &#xD;
praktiknya, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai &#xD;
tantangan di lingkungan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah &#xD;
metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan &#xD;
data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam &#xD;
penelitian ini meliputi guru, kepala sekolah, siswa, serta pihak dinas terkait yang &#xD;
berperan dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Lokasi penelitian dilakukan di &#xD;
Kabupaten Deli Serdang dengan fokus pada pendidikan formal tingkat sekolah &#xD;
dasar dan menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi &#xD;
kebijakan pelestarian cagar budaya melalui pembelajaran kebudayaan daerah telah &#xD;
mulai dilaksanakan di beberapa sekolah, namun pelaksanaannya belum &#xD;
sepenuhnya optimal. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keterbatasan &#xD;
pemahaman terhadap kebijakan, kurangnya bahan ajar yang relevan, serta belum &#xD;
meratanya dukungan dari pihak terkait. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan &#xD;
koordinasi antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan pihak sekolah agar &#xD;
implementasi kebijakan pelestarian cagar budaya dapat berjalan lebih efektif dan &#xD;
berkelanjutan.</summary>
    <dc:date>2026-04-09T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>PENGARUH PEMANFAATAN APLIKASI SIMAWAR  TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM  PELAYANAN ADMINISTRASI DI KECAMATAN   AIR BATU KABUPATEN ASAHAN</title>
    <link rel="alternate" href="http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30890" />
    <author>
      <name>REINA, NURHASANAH</name>
    </author>
    <id>http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/30890</id>
    <updated>2026-05-13T00:31:57Z</updated>
    <published>2026-04-18T00:00:00Z</published>
    <summary type="text">Title: PENGARUH PEMANFAATAN APLIKASI SIMAWAR  TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM  PELAYANAN ADMINISTRASI DI KECAMATAN   AIR BATU KABUPATEN ASAHAN
Authors: REINA, NURHASANAH
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan aplikasi &#xD;
SIMAWAR terhadap kepuasan masyarakat dalam pelayanan administrasi di &#xD;
Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan. Latar belakang penelitian ini didasarkan &#xD;
pada pentingnya transformasi digital dalam pelayanan publik sebagai upaya &#xD;
meningkatkan efektivitas, efisiensi, kemudahan akses, dan kualitas pelayanan &#xD;
kepada masyarakat. Aplikasi SIMAWAR (Siap Melayani Warga Air Batu) &#xD;
merupakan inovasi pelayanan administrasi berbasis digital yang diterapkan untuk &#xD;
mempermudah masyarakat dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi &#xD;
secara lebih cepat dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah &#xD;
pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang &#xD;
disebarkan kepada 400 responden, dengan jumlah kuesioner yang kembali dan &#xD;
dapat diolah sebanyak 373 responden. Teknik analisis data menggunakan statistik &#xD;
deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier &#xD;
sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan program IBM SPSS &#xD;
Statistics V27. Selanjutnya, hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R &#xD;
Square sebesar 0,842 yang berarti bahwa 84,2% kepuasan masyarakat dipengaruhi &#xD;
oleh pemanfaatan aplikasi SIMAWAR. Berdasarkan hasil penelitian dapat &#xD;
disimpulkan bahwa pemanfaatan aplikasi SIMAWAR berpengaruh positif dan &#xD;
signifikan terhadap kepuasan masyarakat dalam pelayanan administrasi di &#xD;
Kecamatan Air  Batu Kabupaten Asahan. Semakin optimal pemanfaatan aplikasi &#xD;
SIMAWAR, maka semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan &#xD;
administrasi yang diberikan. Dengan demikian, aplikasi SIMAWAR memiliki &#xD;
kontribusi yang sangat kuat dalam membentuk persepsi positif masyarakat terhadap &#xD;
kualitas pelayanan administrasi di Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan.</summary>
    <dc:date>2026-04-18T00:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>

